Suara.com - Data menunjukkan bahwa 77% penonton di Indonesia mengembalikan gelang Xylobands ColdPlay usai konser. Data tersebut diunggah akun X@coldplayaccess.
Indonesia berada di peringkat 25 dalam pengembalian Xylobands, termasuk tertinggi di dunia. Sementara Jepang berada diperingkat pertama.
Meskipun Xylobands diberikan secara gratis kepada para penonton, Coldplay mewajibkan mereka untuk mengembalikannya setelah konser selesai.
Pengembalian Xylobands merupakan bagian dari upaya Coldplay untuk mengurangi limbah dan melestarikan lingkungan.
Hal ini sejalan dengan tiga prinsip yang selalu diterapkan dalam konser mereka: reduce, reinvent, dan restore.
Baca juga:
Tak Sanggup Bayar Utang Judi di Singapura, Turis China Pakai Taktik Pura-pura Diculik
Baik Dikonsumsi Saat Ramadan, Ini 5 Jenis Kurma Termahal di Dunia, Pernah Coba?
Untuk diketahui Xylobands adalah gelang yang dikendalikan radio dan dirancang untuk membantu pencahayaan konser.
Selain meminta pengembalian Xylobands, Coldplay juga menerapkan berbagai upaya lain untuk mewujudkan konser yang ramah lingkungan di Jakarta, antara lain:
- Mengimbau penonton untuk menggunakan transportasi umum.
- Menyediakan jalur khusus untuk pejalan kaki dan pesepeda.
- Menyediakan tempat isi ulang botol air minum.
- Apresiasi untuk Penggemar Coldplay di Indonesia
Kepatuhan para penggemar Coldplay di Indonesia dalam mengembalikan Xylobands menunjukkan komitmen mereka terhadap kelestarian lingkungan.
Coldplay sendiri sempat menggelar konser yang bertajuk Music of the Spheres di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis, 16 November 2023.
Berita Terkait
-
Siap War Tiket, Minho SHINee Akan Gelar Fancon di Jepang Setelah Lebaran
-
Daftar Peringkat Negara Pengembalian Gelang Konser Coldplay, Indonesia Paling Bawah
-
Digelar 2 Hari, Semua Tiket Konser IU di Indonesia Ludes Terjual
-
Madonna Dikecam Usai Tegur Penggemar Difabel di Konsernya: Mengapa Kamu Duduk?
-
Konser F.T. Island di Jakarta Pindah Venue, Ini Alasannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara