Suara.com - Polisi meringkus empat orang gengster usai menewaskan seorang pemuda dari kubu lawan dalam bentrokan di Jalan Dermaga Raya, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Adapun seorang pemuda yang menjadi korban berasal dari gengster Lapak Klender. Korban mengalami luka bacok dibagian paha kanan atas.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, para tersangka sempat buron ke wilayah Cileungsi, Jawa Barat. Namun pelariannya terhenti usai polisi meringkusnya.
"Para tersangka sebanyak empat orang ini antara lain DY, APB, BFB dan MAI dari kelompok Biang Rusuh," kata Nicolas saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2024).
Nicolas mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mengejar tersangka lain yang terlibat dalam peristiwa ini.
Sementara, dari para tersangka pihaknya menyita celurit yang digunakan dalam menghabisi korban.
"Barang bukti disita adalah celurit, celurit yang dipakai untuk membunuh dan celurit-celurit lainnya. Juga ada stik golf dan juga ada barang pipa yang dibentuk berupa celurit," jelasnya.
Meski satu nyawa melayang dalam peristiwa ini, namun Nicolas tidak menyatakan itu sebagai korban. Ia menilai, kedua kelompok merupakan pelaku.
"Yang ada adalah dua-duanya pelaku sehingga kami akan melakukan tindakan tegas kepada kedua kelompok ini, yang sangat merugikan warga masyarakat lainnya," ucapnya.
Baca Juga: Nasib Apes Iqbal, Ponselnya Raib Usai Salat Zuhur di Masjid Ciracas
Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, Pasal 351 ayat 3 dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!