Suara.com - Tim unit Jatanras Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan berhasil menangkap tiga orang tahanan Polsek Mariso, yang kabur dari sel dengan menggergaji teralis besi di sel tahanan setempat.
"Tahanan ini menggergaji besi sel lalu melarikan diri dengan melompati tembok dari area Polsek," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Mokh Ngajib kepada wartawan, Minggu, (24/3/2024).
Tiga tahanan tersebut masing-masing berinisial MIA (21), MRA (29) dan S (23) kabur dari tahanan pada Senin, 11 Maret 2024 sekitar pukul 02:00 Wita dini hari saat penjagaan di Kantor Polsek Mariso sedang sunyi.
Usai kejadian itu, petugas langsung melakukan penyelidikan. Kendati berhasil kabur selama beberapa hari, namun tim Jatanras akhirnya mengendus keberadaannya lalu membekuk mereka di tempat persembunyiannya di Jalan Balang Turungan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
"Dari hasil penyelidikan, tahanan yang melarikan diri dari sel ini ditangkap di Jalan Balang Turunan. Mereka dibawa ke Mako Polrestabes untuk diproses lebih lanjut," kata mantan Kapolres Kota Palembang ini menegaskan.
Dari hasil interogasi terhadap para pelaku membenarkan melarikan diri dari tahanan dengan cara memotong besi ruang tahanan dengan gergaji, lalu melompati tembok Polsek setempat.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mariso Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Wayan Suanda mengatakan pihaknya tengah mendalami kasus pelarian tahanan tersebut termasuk mencari informasi siapa yang terlibat memberikan gergaji besi itu kepada para tahanan tersebut.
"Sementara ini penyidik mendalami, kebetulan kasusnya itu ditangani Polresrtabes Makassar. Kita masih mendalami (siapa orang yang memberikan gergaji itu), kata I Wayan dengan singkat menanggapi pertanyaan wartawan" tuturnya. (Antara)
Baca Juga: 2 Hal yang Wajib Diperbaiki Timnas Indonesia Jika Ingin Menang Atas Vietnam di Hanoi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?