Pada Februari 2018, kota Hualien juga sempat diguncang gempa mematikan dengan kekuatan 6,5 skala ritcher yang menewaskan 17 orang dan meruntuhkan sebuah hotel bersejarah di sana.
Lalu pada Februari 2016, gempa 6,4 SR juga guncang barat daya Taiwan yang mengakibatkab 114 orang tewas. Pada Desember 1941, gempa dengan kekuatan 7,3 SR juga mengguncang barat daya Taiwan dan mengakibatkan ratusan orang tewas.
Sementara dari data yang tercatat, gempa paling mematikan yang terjadi di Taiwan melanda pada 21 September 1999. Saat itu, gempa 7,7 SR guncang kota Nantou di Taiwan Tengah sekitar pukuk 02:00 dinihari waktu setempat.
Gempa Nantou mengakibatkan 2400 orang tewas, 100 ribu orang luka dan hancurkan 50.000 bangunan. Namun menurut Worldata.info, gempa terkuat terjadi di Taiwan pada 3 Desember 1966 dengan kekuatan 8,0 SR dan tewaskan 7 orang.
Menurut Dee Ninis, pakar gempa dari Monash University, wilayah Hualien mengalami gempa bumi dengan kekuatan lebih dari tujuh magnitudo setiap 30 tahun sekali.
Berita Terkait
-
Gempa Taiwan pada Rabu Pagi, Terburuk Sejak Tahun 1999
-
Peringatan Tsunami Hingga Filipina, Warga Diminta Waspada Dampak Gempa Taiwan
-
Gempa Taiwan Bikin Audi Marissa Panik, Sosok Tersayang Berada di Lokasi yang Hancur
-
Gempa M 7,5 di Taiwan Tewaskan 4 Orang, Ada yang Terjebak di Terowongan
-
Ngeri! Dampak Gempa Taiwan, Gedung Bertingkat Miring Hingga Jembatan Bergoyang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim