Suara.com - Kecelakaan maut yang terjadi di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (8/4) pagi sekitar pukul 07:30 WIB mengkibatkan 11 orang menjadi korban.
Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan ini melibatkan mobil minibus Grandmax yang menabrak bus jurusan Jakarta-Bandung, serta satu mobil SUV di tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, tepatnya di KM 58.
Kecelakaan maut ini berawal saat mobil dari arah Jakarta melewati jalur contraflow di Tol Cikampek KM 58.
Baca juga:
Namun mobil tersebut kemudian oleng dan menabrak bus jurusan Bandung-Jakarta. Nahas, selanjutnya kendaraan lain yang coba menghindar juga menabrak mobil yang telah menabrak bus tersebut.
Tabrakan pun tak dapat dihindarkan dan membuat mobil terbakar.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa untuk sementara total ada 11 orang jadi korban. 9 orang meninggal dunia, 2 lainnya mengalami luka berat.
Menurut pihak kepolisian, 9 orang meninggal kesemuanya ialah penumpang minibus Grandmax. Sedangkan dua korban luka berat ialah penumpang bus jurusan Jakarta-Bandung.
Baca juga:
Baca Juga: Korban Kecelakaan di Tol Japek KM 58 Dievakuasi ke RSUD Karawang
Sekitar pukul 09:30 WIB, sejumlah aparat kepolisian tengah melakukan evakuasi terhadap korban luka dan meninggal.
Sampai siang ini pukul 10:30, para petugas masih melakukan evakuasi terhadap korban tewas dan luka. Terlihat juga sejumlah petugas juga mengevakasu bangkai mobil yang telah terbakar.
Imbas dari kecelakaan beruntun ini, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta mengalami kemacetan.
Tag
Berita Terkait
-
Korban Kecelakaan di Tol Japek KM 58 Dievakuasi ke RSUD Karawang
-
Terjadi Kecelakaan, Contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara
-
Breaking News! Kecelakaan Maut di KM 58 Tol Cikampek: 8 Orang Tewas
-
Jelang Lebaran, Contraflow Mulai Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek
-
Sistem Satu Arah Cikampek - Kalikangkung Dimulai Jumat Malam Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!