Suara.com - Dua orang pengemudi mobil terlibat baku hantam di jalan layang atau flyover Tol Jakarta-Tangerang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (11/4/2024) kemarin.
Peristiwa ini viral usai dibagikan di akun sosial media. Salah satu akun yang membagikan peristiwa ini yakni Instagram @merekamjakarta.
Baca Juga:
Dalam video hasil rekaman terlihat, sebuah mobil memalang laju mobil lainnya. Kemudian pengendara mobil yang memalang laju mobil tersebut ke luar dari kendaraannya.
Ada dua orang yang terlihat berdiri dihadapan mobil berwarna hitam yang dipalangnya. Salah satu dari kedua orang yang sebelumnya berdiri kemudian memukul sopir yang kendaraannya sudah dipalang.
“Cekcok antar pengemudi mobil berujung baku hantam terjadi di Jembatan Tol Kota-Kebon Jeruk,” tulis akun tersebut, dikutip Jumat (12/4/2024).
Baca Juga:
Viral Pengemudi Ojol Vs Pemobil Baku Hantam Di Tanjung Duren, Polisi Turun Tangan
Sementara itu, Kanit Gakum Satuan Wilayah Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto mengatakan pihaknya belum menerimalaporan atas peristiwa ini.
“Sementara belum ada laporan atas kejadian tersebut. Apabila informasi bakal saya sampaikan,” jelasnya lewat pesan Whatsapp, Jumat.
Tag
Berita Terkait
-
Nyaris Gelud Gegara Keberisikan Sahur-sahur, Ribut Warga Vs Pemuda di Depok Berakhir Didamaikan Pak RT
-
Adu Kaya Noel Ebenezer vs Deddy Sitorus: Politisi yang Mau Baku Pukul Usai Debat Panas
-
Bak Bik Buk! Fans Arsenal Baku Hantam Usai Dibantai Manchester United
-
Ribut Gegara Tak Terima Disalip, Pemobil Mobil Berakhir Baku Hantam di Tebet
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender