Suara.com - Puncak arus balik lebaran tahun ini di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) diperkirakan terjadi pada Senin (15/4/2024) mendatang.
Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain mengemukakan kemungkinan tersebut berdasarkan keramaian pemudik yang akan kembali ke ibu kota dari kampung halaman sehari sebelum tanggal 15 April 2024.
“Kalau dilihat dari data, kemungkinan dari daerah itu puncaknya hari Minggu tanggal 14 April 2024,” kata Revi, Jumat (12/4/2024).
Selain puncak arus balik terjadi pada Senin (15/4/2024), ia mengemukakan pemudik masih akan memenuhi Terminal Kalideres pada Selasa (16/4/2024).
“Nah tiba di Jakarta, di Terminal Kalideres tanggal 15 April. Bisa sampai dengan hari Selasa tetap tinggi jumlahnya,” tambahnya.
Hingga Jumat sore, Revi menjelaskan bahwa penumpang yang datang melalui terminal Kalideres mencapai 302 orang.
Ratusan pemudik tersebut berasal dari wilayah Jawa Tengah, Lampung, dan Jawa Barat.
"Sampai tadi pukul 16.00 WIB itu yang datang sebanyak kurang lebih 302 orang, dari daerah Jawa Tengah, Lampung, dan Jawa Barat,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, selama arus mudik lebaran tahun ini, Terminal Kalideres memberangkatkan 25.599 penumpang.
Baca Juga: Pelabuhan Panjang Mulai Layani Pemudik Motor dan Mobil Saat Arus Balik, Segini Tarif Kapal Feri
Puncak arus mudik sendiri di Terminal Kalideres terjadi pada H-3 lebaran Idul Fitri. Jumlah keberangkatan saat itu mencapai 6.511 penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!