Suara.com - Sinyal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masuk ke dalam pemerintahan periode 2024-2029 terus menguat, setelah ketua umumnya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan siap berkeja sama dengan Prabowo Subianto.
Video mengenai pernyataan Cak Imin tersebut viral di mesia sosial, salah satunya dibagikan akun X @never_alonely.
“Pertanyaan soal pertemuan kemarin (dengan Prabowo), saya rasa sudah tidak perlu dijawab, sudah cetho olo-olo masih ditanyakan. Sudah barang jelas terpampang masih ditanyakan lagi,” ujar Muhaimin saat di kantor DPP PKB pada Kamis (25/4/2024) malam.
Dia kembali menegaskan posisi PKB di pemerintahan selanjutnya sudah jelas, tidak perlu ditanyakan lagi. "Sudah jelas beritanya gitu," tegas Muhaimin.
Warganet merespons beragam pernyataan Cak Imin tersebut. Tidak sedikit yang menyayangkan sikap PKB tersebut.
"Min... @cakimiNOW ternyata keberaniannya cuma segitu doang, kata mau perubahan. Kalau begini sih bukan merubah bangsa tapi merubah nasib dewek. Malu ah....sama yg kemarin berjibaku, cuma diboongi doang," komentar akun @Sidik**********.
"Itu ga penting, sekarang mereka semua punya common enemy dinasti Jokowi. Makannya pada kompak. Kita lihat aja tahun-tahun kedepan akan akan drama persidangan petinggi-petinggi negara," komentar akun @sp****.
Namun, ada juga yang menyinggung Anies Baswedan untuk tetap pada jalur oposisi.
"pak Anies mungkin akan kehilangan beberapa "teman", dan di tinggal partai pengusungnya, tapi ingat pak byk org yg mengharapkan perubahan itu dan bapak tokohnya, oposisi ya pak @aniesbaswedan jangan sampai bapak menghianati pendukung bapak," cuit akun @Muham**********.
Baca Juga: PKS hingga PKB Berpeluang Gabung Prabowo, Said Didu: Tidak Masalah
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!