Suara.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyoroti aturan soal bisnis jasa titipan (jastip) barang dari luar negeri ke Indonesia.
Hal itu dia sampaikan saat melakukan kunjungan ke area Bea dan Cukai Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Memang perlu ditegakkan aturan soal Jastip (jasa titipan). Itu kan mesti ada aturannya. Kalau makanan nggak bisa langsung dikasih ke konsumen, dia mesti lewat kargo, harus ada izin," kata Zulhas, Senin (6/5/2024).
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku mendapati penumpang asing yang membawa alat mesin elektronik. Alat tersebut diduga akan dijual lagi di Indonesia.
"Tadi yang saya lihat itu ada dari orang asing bawa alat mesin, untuk dijual lagi, kan nggak boleh. Kalau dia mau jual elektronik mesin mesti ada SNI (Standar Nasional Indonesia)-nya," ujar Zulhas.
"Kenapa mesti dibawa kayak orang ketakutan gitu? Kan bisa melalui kargo, dihitung pajaknya berapa, resmi. Kalau ditenteng-tenteng gini kan seakan menghindari pajak," tambah dia.
Pada kesempatan yang sama, dia menegaskan barang yang dibawa dari luar negeri mesti mengikuti aturan yang berlaku dengan pembayaran pajak yang sesuai dan ketentuan SNI.
"Kalau kamu bawa barang diam-diam maksudnya apa?" ucap Zulhas.
"Ikuti aturan, dia harus memenuhi SNI, dia harus bayar pajak, kalau makanan dia harus ada izinnya. Kalau diam-diam jelas melanggar, ikuti aturan," tandas dia.
Berita Terkait
-
Disentil Soal Kinerja, Zulkifli Hasan Malah Balas Komentar Singgung Capres Kalah, Publik: Menteri Julid!!!
-
Wajah Asli Zita Anjani Kena Cibir, Respons Zulkifli Hasan Disebut Sok Asyik
-
Zulhas Tanya Raffi Ahmad Pilih Olahraga atau Pariwisata, Warganet: Ciye Calon Menteri
-
Aksi Zita Anjani Bagi-bagi Kopi Bareng Kader PAN Tuai Nyinyiran: Anak Ketum Blunder, Satu Partai Gotong-Royong Bersihin
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik