Suara.com - Ribuan Jemaah Haji asal Indonesia terus berdatangan dan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Kota Madinah, saat hari kedua atau Selasa (14/5/2024).
Begitu berbagai imbauan terus disampaikan kepada jemaah terutama mengenai barang bawaan.
Selain adanya larangan membawa barang bawaan yang berlebihan, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdillah MT meminta kepada jemaah haji untuk memerhatikan imbauan, terutama mengenai barang bawaan yang dilapisi lakban dan diletakkan di dalam koper.
"Terkait dengan barang bawaan barang bawaan jemaah ini, ada jamaah yang memasukkan barang bawaannya ke dalam plastik kemudian diikat dengan lakban ya," katanya di Bandara AMAA, Selasa (14/5/2024).
Ia mengemukakan, bila barang yang dilapisi lakban tersebut melalui pemindain X-Ray di Arab Saudi, bakal menimbulkan kecurigaan dari petugas imigrasi di bandara.
"Petugas yang menganggap itu barang mencurigakan, akhirnya koper tersebut dibongkar ya. Iya karena lakban tadi ya karena lakban," ujarnya.
Dampaknya, proses menuju hotel atau penginapan akan terhambat dan tentunya akan merugikan waktu jemaah.
"Oleh karena itu, kami mengimbau juga kepada jemaah; jangan dilakban ya. Padahal, barang-barang yang ada di dalamnya hanya, misalkan, pakaian jadi diikat dengan lakban gitu ya atau Indomie atau kopi teh kopi gitu ya, tapi dia lakban itu dibuka gara-gara."
Dari pantauan Suara.com di Terminal Gate Hajj Bandara AMAA, ada koper milik jemaah yang akhirnya dibongkar petugas bandara lantaran mencurigai sejumlah barang bawaan terbungkus lakban warna cokelat.
Baca Juga: Kabar Gembira! Jemaah Haji Indonesia Bisa Masuk ke Raudah dengan Tasreh
Setelah dibuka, ternyata berisikan bahan makanan instan, rokok, tembakau, kertas papir, kopi dan beberapa jenis makanan. Untuk itu petugas haji mengimbau agar tidak lagi menggunakan lakban berwarna cokelat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim