Suara.com - Tahun ini, sekira 241 ribu Jemaah Haji Indonesia melaksanakan ibadah di Arab Saudi. Banyaknya jumlah jemaah tersebut tentunya memerlukan penanda yang berbeda dibandingkan dengan jemaah asal negara lainnya.
Kementerian Agama sendiri telah membekali setiap Jemaah Haji Indonesia dengan identitas khusus yang wajib dikenakan setiap hari.
Setiap jemaah wajib menggunakan dua identitas yang dikenakan, yakni gelang logam untuk dipakai di tangan dan juga kartu identitas khusus yang digantungkan di leher.
Baca juga:
Adapun gelang logam tersebut memuat nama, nomor paspor, asal daerha jemaah dan juga bendera merah putih.
"Gelang identitas menjadi ciri khas jemaah haji Indonesia, dan tahun ini jemaah diberikan tambahan kartu identitas yang dikalungkan," ujar Bagian Sistem Informasi Haji Terpadu (Siskohat) PPIH Sektor 1 Madinah, Thabrani.
Sedangkan, kartu identitas jemaah berisikan informasi lebih lengkap mengenai jemaah yang bersangkutan.
Identitas tersebut mulai dari tanggal keberangkatan, kloter, nama ketua kloter dan nomer telepon, nama hotel tempat menginap selama di Makkah dan Madinah hingga tanggal kepulagan.
Baca juga:
Baca Juga: Gempa, Jemaah Haji di Asrama Haji Embarkasi Lombok Panik Karena Trauma
“Untuk mengetahui semua data jemaah tersebut, cukup dengan memindai (scan) QR barcode kartu identitas, maka akan keluar semua data jemaah dimaksud,” katanya.
Lebih lanjut, Thabrani menegaskan kepada jemaah agar jangan melepaskan gelang dan kartu identitasnya.
“Petugas ataupun jemaah lain yang bertemu dengan jemaah haji tersesat dapat membantu mencarikan alamat hotel jemaah tersebut melalui data yang ada di identitas gelang dan kartu yang dimiliki jemaah,” katanya.
Berita Terkait
-
Gempa, Jemaah Haji di Asrama Haji Embarkasi Lombok Panik Karena Trauma
-
Calon Jemaah Haji Diimbau Patuhi Aturan Barang Bawaan, Jangan Bawa Sajam!
-
Kabar Gembira! Jemaah Haji Indonesia Bisa Masuk ke Raudah dengan Tasreh
-
Calon Jemaah Haji Asal Garut Upan Sepian Meninggal Dunia Usai Salat Asar di Masjid Nabawi
-
Cegah Kehilangan, Petugas PPIH Minta Paspor Jemaah Haji Disimpan Baik-baik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau