Suara.com - Musisi Ahmad Dhani mengklarifikasi anggapan sejumlah orang yang berpendapat dirinya dipenjara oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Menurut Ahmad Dhani, banyak orang menyerang dirinya karena mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.
Baca Juga:
Ahmad Dhani Banjir Kritikan Usai Bandingkan Jokowi dengan Prabowo: Jangan Gitu
"Jadi begini saya mau meluruskan orang-orang banyak yang menyerang saya seolah-olah dulu dipenjara karena Jokowi sekarang dukung Gibran," ujar Ahmad Dhani dikutip dari Youtube Hendri Satrio.
Secara blak-blakan, Ahmad Dhani menyatakan bahwa yang memenjarakan dirinya di tahun 2019 lalu bukanlah Jokowi.
Dhani mengatakan, dipenjara karena cuitannya di Twitter yang dianggap menyerang pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Saya dipenjara karena Twitter yang berbunyi siapapun pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi," kata dia.
Dhani menuturkan saat ini Jokowi bukan bagian dari Ahok. Dana kalau cuitannya itu dianggap menyerang Ahok, menurut pentolan band Dewa 19 ini dirinya tak pantas dipenjara.
Baca Juga: Siapa Suami Grace Natalie? Rekam Jejak Kevin Osmond Si Kuli IT
Ia lalu mengungkap siapa sosok yang menjebloskannya ke penjara saat itu. Menurut Dhani, orang yang memenjarakannya adalah orang berduit yang tidak suka dirinya menyerang Ahok.
"Artinya kalau yang saya selidiki, yang masukkan saya ke penjara itu adalah orang berduit yang tidak suka saya menyerang Ahok. Seperti kata Pak Mahfud MD, bahwa hukum adalah industri. Jadi siapa yang punya duit, hukum industri dia. Dia bisa masukin penjara siapa saja, dia ga suka Ahmad Dhani yaudah," tutur dia.
Dhani mengaku tahu sosok yang memenjarakannya adalah orang berduit saat ada salah satu pengusaha Tionghoa yang membantunya di penjara dimarahi seorang taipan. Namun kata Dhani, temannya itu tidak mau mengungkap siapa sosok taipan tersebut.
"Jadi saya duga kuat yang menjarain saya taipan. Dan memang Jokowi tidak berbuat apa-apa waktu itu. Saya dipenjara taipan pendukung Ahok tapi Jokowi ga berbuat apa-apa. Bukan Jokowi yang menjarain saya," tegas Ahmad Dhani.
Berita Terkait
-
Siapa Suami Grace Natalie? Rekam Jejak Kevin Osmond Si Kuli IT
-
Ahmad Dhani Banjir Kritikan Usai Bandingkan Jokowi dengan Prabowo: Jangan Gitu
-
Sumber Kekayaan Grace Natalie, Elite PSI yang Kini Jadi Stafsus Presiden Jokowi
-
Sri Mulyani Hadap Jokowi, Cerita Keluhan Viral Bea Cukai
-
Ditabrak Paspampres, Video Presiden Jokowi Hampir Jatuh Viral
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang