Suara.com - Wisatawan yang datang ke Indonesia biasanya selalu penasaran dengan kehidupan asli warga lokal. Oleh sebab itu seringkali mereka menjelajah dan mengenal warga lokal suatu daerah.
Seperti halnya wisatawan di Bali yang kerap kali berbaur dengan warga lokal. Hal ini seperti terlihat dalam video yang diunggah @infodenpasarterkini.
Bule tersebut terlihat berkendara naik ojek online dan mengajak ngobrol drivernya. Obrolan mereka pun terlihat akrab.
Bule tersebut juga terlihat mau divideokan oleh driver tersebut.
Namun sayangnya driver ojol tersebut mengajarkan kata-kata yang tidak pantas bahkan dianggap sangat kasar.
Driver tersebut mengajarkan kata Puk**ai yang biasa digunakan oleh warga dari NTT. Namun bule yang tidak tahu apa-apa itu mau saja menuruti omongan si driver.
“a puk** what does puk** mean,” tanya bule tersebut.
“Puk***ai, menyala abangku,” jawab driver tersebut yang kembali ditirukan si bule.
Kemudian bule tersebut malah meneriakkan kencang-kencang kata-kata tersebut di jalanan. Ia pun bertanya lagi artinya karena tetap tidak tahu.
Baca Juga: VAR Akhirnya Hadir di Sepak Bola Indonesia, Teco: Silakan Nilai Sendiri
Video ini pun mendapat tanggapan dari warganet. Rata-rata menyayangkan sikap ojol tersebut yang mengajarkan hal tidak baik pada si bule.
“Tolonglah jangan di ajarin omongan seperti itu bos,” ujar @nuel**
“Bercandanya gak lucu bro,” ujar @ngra***
“Wah ga bener driver ojol satu ini...,” ujar @tom**
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif