Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra, Dasco mengungkapkan ada beberapa politisi yang menyodorkan calon menteri di pemerintahan Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu ia ungkapkan di YouTube podcast Deddy Corbuzier. Ia pun menjelaskan soal kesetiaannya terhadap Prabowo Subianto.
"Saya ini ikut pak Prabowo udah lama, 1991 atau 1992. Kita diajarin kalah menang dalam pertandingan itu biasa, kekalahan itu menambah kekuatan di pertandingan berikutnya. Kita dan pak Prabowo saling menguatkan," ujarnya dikutip pada Rabu (22/5/2024).
Dasco pun menyebut, kekalahan beberapa kali di Pilpres tak membuat dirinya untuk berpaling dari Prabowo. Ia pun mengungkapkan tetap setia meski sudah habis-habisa mendukung.
Baca Juga: Usai Dikonfirmasi Hamil di Usia 43 Tahun, Syahrini Bagikan Kabar Duka
"Ada beberapa kawan-kawan kita yang capek, dia istirahat, setiap kalah itu kan terpuruk, bokek juga. Dan tetap bertahan dengan segala macam yang kita punya. Kita mengutamakan kesetiaan, dan kawan kita banyak," ujarnya.
Dasco pun menceritakan saat Prabowo dan dirinya membuat Partai Gerindra. Ia sempat tak didukung oleh beberapa pihak.
"Ada juga jaman pak Prabowo dulu harus keluar negeri, ada temen-temennya pangkatnya naik dan tetap promosi, balik ke Indonesia tetap tidak menganggap. Kita buat partai, lolos verifikasi, dan pak Prabowo keluar dari Golkar baru ditengok," ucapnya.
Baca Juga: Lama Jadi Anak Angkat Ruben Onsu, Adab Betrand Peto di Kampung Halaman Jadi Omongan
Baca Juga: PDIP Gabung ke Prabowo-Gibran atau Oposisi? Hasto: DNA Sudah Jelas, Tunggu Tanggal Mainnya
Selain itu, Dasco juga membeberkan ad penghianat di Partai Gerindra. Bahkan datang saat menang, dan pergi saat kalah.
"Ada juga yang pasang surut, setiap kalah pilpres dia pergi, mau pilpres datang, apalagi ada kans menang ini," ucapnya.
Dasco juga membocorkan, ada tokoh politik yang minta jatah Menteri usai Prabowo-Gibran menang di Pilpres 2024.
"Ada juga yang senior, tiba-tiba nitip Menteri sampai 6, ada lho yang begitu," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit