Suara.com - Kasus penganiyaan yang dialami seorang perempuan yang merupakan santriwati viral di media sosial baru-baru ini. Perempuan yang melawan seorang pria saat akan dilecehkan, justru babak belur.
Peristiwa yang diketahui terjadi di sekitar Dermaga BDL, Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau itu diketahui warga, namun terduga pelaku berhasil kabur.
Mengutip @terangmedia, Selasa (28/5/2024), terlihat seorang perempuan berbaju hitam mengalami luka parah di bagian wajah. Sambil menangis ia atas perahu, ia menjelaskan awalnya mendapat tumpangan dari penjaring ikan untuk menyeberangi sungai.
"Santriwati pondok di desa pintasan menunggu tumpangan menuju Dermaga BDL di dekat Desa Belantaraya Riau. Seketika laki-laki penjaring ikan yang tak dikenal memberi tumpangan dan mereka menuju dermaga BDL. Saat keadaan sepi, pelaku melakukan aksi bejatnya dan si korban melawan," tulis penggalan narasi di video tersebut.
Mendapat perlawanan, pelaku justru melawan balik perempuan tersebut dengan memukul menggunakan kayu. Korban mengalami luka berat.
Beruntung, aksi penganiyaan tersebut diketahui warga dan pelaku kabur untuk menghindari dari amukan warga.
Tak ayal, kejadian itu mendapat respon dari netizen. Mereka ikut geram dengan ulah pria tersebut yang nekat melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan malang itu.
"Laporkan ke polisi," ujar salah satu netizen yang geram.
"Demi mempertahankan kehormatannya, semoga pelaku cepat ditangkap," harap lainnya.
"Itu sih udah ada niat buat bunuh orang," kecam lainnya.
Hingga kini kasus penganiayaan yang diduga berawal dari niat pelecehan seksual itu belum mendapat tanggapan dari kepolisian. Masyarakat juga meminta agar pihak berwajib responsif dengan kejadian tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka