Suara.com - Aksi percobaan bunuh diri yang akan dilakukan salah seorang wanita di Batam, baru-baru ini menjadi sorotan publik. Pasalnya aksi gagalnya bunuh diri itu ada keterlibatan emak-emak yang menasihati perempuan tersebut.
Dikutip dari Instagram @semuatentangbatam, Senin (3/6/2024), seorang wanita duduk meratapi tindakannya yang terbilang nekat. Perempuan ini diduga akan terjun dari jembatan menuju sungai yang melintas di area lokasi kejadian.
Terlihat sejumlah warga berusaha menenangkannya. Diduga perempuan muda tersebut mengurungkan niatnya yang ingin terjun bebas ke sungai. Terdapat seorang emak-emak di lokasi yang ikut menenangkan sambil menasehati perempuan tersebut.
"Percuma cantik-cantik bodoh, ya. Ya sadar ya" kata emak-emak yang mencoba mengingatkan perempuan muda tersebut.
Wanita paruh baya itu pun mengingatkan bahwa ada orang tua yang nyaris mati untuk melahirkan anak-anaknya. Sehingga keputusan bunuh diri juga tak dibenarkan jika menjadi pilihan salah satu orang yang kalut.
Tak ayal video itu pun mendapat reaksi dari netizen. Tak sedikit yang menanggapi komentar dan cara emak-emak tersebut mengingatkan si anak perempuan yang ingin bunuh diri.
"Kata-kata mamaknya menohok sekali," celetuk salah satu netizen.
"Lihat ibu ini nasehatin, jadi rindu dinasehatin mama," ujar netizen lain.
"Siapa lah pencitpa trend bunuh diri gini?" tanya netizen mengingatkan.
Baca Juga: Duh, Bocah 8 Tahun Tewas Terjatuh Dari JPO Jati Asih Bekasi Saat Bermain Bareng Teman
"Enggak usah dihujat, psikis orang bukan untuk olok-olokan," kata lainnya.
"Tolong bawa gadis itu ke psikolog. Dia bukan bodoh, tapi sedang terpuruk, tolong dia," ujar lainnya.
Terlepas gagalnya perempuan bunuh diri tersebut. Keputusan mengakhiri hidup dengan sengaja tak dibenarkan oleh agama sekalipun.
Namun tak menutup kemungkinan seseorang sudah pada puncak keterpurukan dan menganggap tak sanggup lagi menjalani hidup. Maka dari itu, peran orang yang paling dekat dengan orang tersebut menjadi penting.
Di sisi lain, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan orang atau psikolog yang benar-benar bisa mengarahkan seseorang keluar dari tekanan hingga depresi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif