Suara.com - Bursa calon gubernur Jakarta kian hari makin ramai dipenuhi nama-nama populis dari kalangan politisi hingga influencer. Terakhir, nama Deddy Corbuzier menjadi salah satu nama yang masuk dalam bursa cagub Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Keriuhan Pilkada Jakarta terus terjadi setelah PDIP mengajukan dua nama 'jagonya' Andika Perkasa dan Tri Rismaharini. Kedua nama ini belakangan menjadi salah satu andalan PDIP untuk menarik perhatian publik Jakarta.
Dua berita tersebut menjadi pilihan redaksi politik Suara.com terkait hingar bingar Pilkada Jakarta pada Senin (9/7/2024). Berikut lima berita pilihan yang ramai diperbincangkan publik menjelan Pilkada jakarta tahun 2024.
1. Jagokan Deddy Corbuzier Nyagub di Pilkada Jakarta, PSI Jakbar: Otot Politiknya Kuat
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Barat, William Aditya Sarana mengungkap alasan pihaknya mengajukan nama selebritis Deddy Corbuzier sebagai salah satu Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Ia menyebut Deddy memiliki otot politik yang kuat.
Menurut William, Deddy adalah sosok selebritis yang juga memiliki peran pelayanan publik. Karena Deddy juga mempunyai pangkat militer Letnan Kolonel (Letkol).
2. Pilkada Jakarta: Kader PDIP hingga PKS Masuk Radar Cagub Pilihan PSI Jaksel, Siapa?
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Selatan (Jaksel) mengumumkan enam kandidat untuk diusung sebagai Calon Gubernur (Cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI. Usulan ini diputuskan dalam sidang pleno daerah di Markas PSI Jakarta Selatan pada Jumat (5/7/2024) lalu
Baca Juga: Ahmad Syaikhu 'Kena Mental' Kena Sindir Kaesang: Saya Rasa Pak Presiden PKS Ini Jadi Gubernur
Sidang Pleno Daerah PSI Jakarta Selatan dipimpin oleh Ketua DPD PSI Jakarta Selatan, Patriot Muslim, dan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus tingkat kecamatan.
3. Pendukung Minta Anies Jangan Lawan Ahok di Pilkada Jakarta
Founder Kolaborasi Jakarta sekaligus pendukung Anies Baswedan, Andi Sinulingga mengaku mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu berpasangan dengan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024.
Menurutnya hal ini disebutnya lebih baik ketimbang melawan kader partai banteng lainnya seperti Ketua DPP PDIP, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!