Suara.com - Pembangunan teknologi nampaknya semakin cepat dilakukan, salah satunya dari rencana peluncuran 6G di seluruh dunia.
Pusat keunggulan 6G ini telah diresmikan di IIT-M Research Park, Chennai. Sekretaris (Telecom) Dr Neeraj Mittal mengatakan, inisiatif ini selaras dengan dokumen Visi Bharat 6G yang dirilis oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada Maret tahun lalu.
Menurutnya, PM Modi telah membayangkan India menjadi kontributor garis depan dalam desain, pengembangan, dan penerapan teknologi 6G pada tahun 2030.
Mr Mittal menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan upaya yang kohesif dan terkoordinasi dalam memajukan teknologi 6G, memastikan bahwa semua proyek mendapat manfaat dari keahlian dan sumber daya kolektif.
Pusat keunggulannya adalah sub-pusat dari Telecom Centers of Excellence (TCoE)-India yang akan mempelopori pengembangan dan penerapan teknologi 6G, menjanjikan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, latensi sangat rendah, dan konektivitas yang ditingkatkan.
Pusat ini akan berfungsi sebagai pusat inovasi, mempertemukan pakar akademis dan industri untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek mutakhir.
Lingkungan kolaboratif ini akan mendorong pengembangan aplikasi dan layanan baru yang memanfaatkan kemampuan 6G.
Pusat ini juga akan memfasilitasi interkoneksi antar Test Bed 5G yang ada di Madras IIT yang dikembangkan secara lokal melalui proyek kolaborasi yang melibatkan delapan lembaga dan didanai oleh Departemen Telekomunikasi (DoT).
Test Bed 5G diresmikan oleh PM Modi pada Mei 2022 dan sejak itu telah digunakan secara luas oleh industri dan akademisi untuk menguji produk dan kasus penggunaan 5G baru.
Baca Juga: Putri Masyita Kasih Tips Gen Z untuk Jaga Keamanan Media Sosial
Departemen Pertahanan telah mendanai dua uji coba generasi berikutnya untuk memajukan penelitian 6G.
Dengarkan lagu terbaru hanya di JioSaavn.com
Di bawah Visi Bharat 6G, Departemen Pertahanan telah mengevaluasi 470 proposal tentang 'Percepatan penelitian pada Ekosistem 6G'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa