Suara.com - Seorang guru sekolah di Saint Mary Magdalen di Wilmington, Delaware ditangkap polisi lantaran diduga telah mengirimkan foto seksual eksplisit kepada siswa remaja.
Menurut informasi dari NDTV, seorang guru kelas delapan berusia 24 tahun, ditangkap pada hari Kamis oleh Polisi New Castle County.
Polisi New Castle County, Pinion secara teratur berkomunikasi dengan murid-muridnya di Snapchat dan diduga terlibat dalam perilaku tidak pantas dengan mengirimkan gambar eksplisit ke salah satu dari mereka.
Dia didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak, membahayakan kesejahteraan anak, dan melakukan paparan tidak senonoh. Pinion didakwa dan dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Baylor setelah gagal membayar uang jaminan sebesar $46.000.
Juru bicara Sekolah Saint Mary Magdalen mengatakan kepada NBC10 bahwa Pinion adalah kontraktor paruh waktu dan tidak lagi terkait dengan sekolah tersebut.
“Awal pekan ini, pihak sekolah dihubungi oleh Kepolisian New Castle County untuk memberi tahu kami tentang penyelidikan dan akhirnya penangkapan mantan karyawan kontrak paruh waktu terkait tuduhan pertukaran gambar tidak pantas secara elektronik dengan mantan siswa,” kata pihak sekolah, dikutip Minggu (21/7/2024).
“Kontraktor telah berhasil menyelesaikan proses pemeriksaan latar belakang yang diperlukan sebelum dia dipekerjakan. Sekolah, paroki, dan pejabat Keuskupan kami mendukung polisi saat mereka melakukan penyelidikan. Yakinlah bahwa kami semua di Paroki dan Sekolah Saint Mary Magdalen, bersama dengan mitra kami di Keuskupan Wilmington, selalu menjadikan keselamatan anak-anak dan remaja kami sebagai tujuan utama,'' lanjut sekolah tersebut.
Sementara itu, Divisi Polri khawatir masih ada korban lain yang belum melapor, menurut keterangan mereka. Siapa pun yang memiliki informasi tentang penyelidikan ini didesak untuk menghubungi Detektif Daniel Watson.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut