Suara.com - Dalam kunjungannya ke Pulau Guernsey di Selat Inggris, Raja Charles III memberikan gelar kerajaan kepada ras kambing emas yang langka.
Mulai saat ini, ras kambing yang dikenal memiliki hubungan erat dengan Pulau Guernsey ini akan dikenal sebagai Royal Golden Guernsey Goat. Gelar ini akan berlaku untuk ras ternak ini di seluruh dunia.
Rebecca Martin, pemilik Summerville Tamsin, berharap bahwa pengakuan ini akan meningkatkan kesadaran akan keberadaan ras ini.
"Semoga ini dapat meningkatkan kesadaran terhadap ras ini," ungkap Martin.
Saat memberikan gelar tersebut, Raja Charles III membelai kambing kecil itu dan memuji warna bulunya yang pirang pucat.
Ras kambing ini termasuk langka dan dikategorikan sebagai "berisiko" dalam Daftar Pengawasan Ras Langka.
Dikenal ramah dan jinak, kambing-kambing ini juga dikenal menghasilkan susu berkualitas baik.
Christopher Price, CEO dari Rare Breeds Survival Trust, menyatakan bahwa penghormatan ini merupakan pengakuan atas pentingnya sejarah ras ini serta nilai mereka terhadap keanekaragaman hayati, lingkungan, dan produksi pangan berkelanjutan.
"Dengan selektivitas mereka dalam memilih makanan, penggembalaan mereka dapat memberikan manfaat lingkungan yang sangat spesifik," kata Price dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Pangeran Harry: Inggris Rumahku, Tapi Tak Aman untuk Istri dan Anak-Anakku
"Kami sangat berterima kasih kepada Yang Mulia atas dukungan terus menerus dan sangat berharga untuk ras ternak dan kuda asli Inggris yang langka," katanya pula.
Berita Terkait
-
Pangeran Harry: Inggris Rumahku, Tapi Tak Aman untuk Istri dan Anak-Anakku
-
Gestur Gugup Raja Charles III Jelang Pidato Disorot, Disebut Seperti Ada Tekanan
-
Ratu Camilla 'Berjalan Seperti Polisi'? Ini Kata Penggemar Soal Penampilannya
-
Sate Pak Jede, Sate Klathak Khas Jejeran Paling Enak di Jakarta
-
Raja Charles III Beri Gelar Kerajaan Inggris untuk Kambing Emas Langka
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan