Suara.com - Untuk acara bersejarah yang menandai Pembukaan Parlemen Negara Bagian, Ratu Camilla memilih desainer andalannya, Fiona Clare, dan mengenakan gaun lengan panjang berwarna putih yang elegan.
Gaun itu menampilkan bahu yang sedikit berlebihan dan detail sulaman hiasan di bagian tepinya. Selain gaun putih, Ratu Camilla juga membuat sepasang sepatu pump kulit berwarna perak milik Eliot Zed, merek yang pernah dipakai permaisuri di masa lalu.
Namun, orang-orang memperhatikan bahwa Camilla memiliki satu hal yang hilang dari pakaiannya – perban di pergelangan kakinya telah hilang. Ratu sebelumnya mengenakan perban di pergelangan kaki kanannya selama kunjungan dua hari ke Kepulauan Channel.
Diketahui bahwa perban di kaki kanannya menopang dirinya setelah pergelangan kakinya terkilir pada 15 Juli.
Wartawan kerajaan mencatat "tidak ada perban di pergelangan kaki" Ratu selama acara Parlemen hari ini. Meski begitu, banyak penggemar yang dengan cepat mengomentari cederanya sebelumnya. Seorang penggemar berkata di platform X: "Ratu Camilla yang malang pasti kesakitan karena pergelangan kakinya terkilir."
Komentar lain tentang penampilannya hari ini berbunyi: "Semoga pergelangan kaki Ratu Camilla yang terkilir membaik!"
Pengguna, @ g3mmava1entin3, menulis di awal persidangan: "Meskipun pergelangan kakinya terkilir. Dia masih melanjutkan rencana pertunangan hari ini."
Penggemar kerajaan lainnya berkomentar tentang bagaimana dia "berjalan seperti seorang polisi" saat dia mendukung suaminya, Raja Charles.
Bangsawan yang juga merayakan ulang tahunnya yang ke-77 hari ini harus mengenakan perhiasannya, termasuk tiara Diamond Diadem koleksi kerajaan untuk acara hari ini. Dia juga mengenakan Kalung Penobatan 28 berlian milik mendiang Ratu Elizabeth, yang diperkirakan bernilai sekitar £72.000.
Baca Juga: Raja Charles III Mengidap Kanker, Bagaimana Kondisinya?
Sang bangsawan menyelesaikan penampilannya dengan tas clutch berwarna perak yang serasi dan sepatu hak rendah yang serasi karena dia masih merawat cedera pergelangan kakinya. Belakangan, Camilla juga mengenakan Jubah Negara berwarna merah tua yang dibuat untuk penobatan mendiang Ratu Elizabeth II pada tahun 1953.
Berita Terkait
-
Raja Charles III Beri Gelar Kerajaan Inggris untuk Kambing Emas Langka
-
Raja Charles Rilis Lukisan Dirinya Serba Merah, Warganet: Malah Seperti di Neraka
-
Fokus ke Pengobatan Kanker, Nasib Raja Charles III Pernah Diramal Nostradamus
-
Beda Gaya Joe Biden dan Donal Trump Doakan Raja Charles Sembuh dari Kanker
-
Raja Charles III Mengidap Kanker, Bagaimana Kondisinya?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu
-
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II