Suara.com - Seorang pria dari Agra, India, selamat dari upaya pembunuhan setelah 'kuburannya' digali oleh anjing liar.
Roop Kishore, korban dari insiden mengejutkan ini, diserang oleh empat pria pada 18 Juli lalu di daerah Artoni, sekitar 13 kilometer dari Agra.
Kishore menjadi target dalam upaya pembunuhan oleh para pelaku akibat sengketa tanah.
Korban menceritakan bahwa dirinya dicekik hingga pingsan dan kemudian dikubur di tanah milik para pelaku, yang mengira ia telah meninggal dunia.
Namun, keberuntungan berpihak padanya ketika sekelompok anjing liar menggali tanah tempatnya dikubur, sehingga ia bisa sadar kembali.
Setelah berhasil keluar dari kuburannya, Kishore berjalan menuju desa terdekat untuk meminta bantuan. Insiden ini segera dilaporkan ke pihak berwenang setempat.
Neeraj Sharma, seorang pejabat dari Kantor Polisi Sikandra, menyatakan bahwa polisi sedang mencari empat tersangka dalam kasus ini, yaitu Ankit, Gaurav, Karan, dan Akash.
Penyelidikan terus dilakukan untuk menangkap para pelaku dan mengungkap lebih jauh tentang motif di balik upaya pembunuhan ini.
Baca Juga: Kamala Harris Tanggapi Isu Ras, Sebut Rakyat Amerika Layak Dapat yang Lebih Baik dari Trump
Tag
Berita Terkait
-
Kamala Harris Tanggapi Isu Ras, Sebut Rakyat Amerika Layak Dapat yang Lebih Baik dari Trump
-
Pindah ke India untuk Belajar Yoga, Wanita AS Ditemukan Terikat di Pohon Selama 40 Hari
-
4 Rekomendasi Film India yang Dibintangi Amala Paul, Terbaru Level Cross
-
4 Film India Terbaik yang Dibintangi Dulquer Salmaan, Ada Sita Ramam
-
Update Longsor di India: Wayanad Berubah Menjadi Kuburan Massal, Korban Tewas Capai 93 Orang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK