Suara.com - Seorang pria berinisial AW (37) ditemukan tewas mengenaskan, gantung diri dalam sebuah kamar indekos di Jalan Susilo II B Nomor 29 RT 7 RW 5, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara mengatakan, AW ditemukan tewas menggantung di tralis jendela kamar.
Saat itu terlihat seutas tali berwarna biru yang menjerat leher korban. Diduga, korban tewas lebih dari satu hari karena kondisi badannya telah membengkak.
"Ciri-ciri jenazah sudah terlihat 4-5 hari," kata Aprino, saat dikonfirmasi, Selasa (20/8/2024).
Penemuan korban bermula dari kecurigaan penjaga indekos yang sudah tidak melihat korban selama 5 hari terakhir. Kecurigaan lain, warga mencium aroma bau busuk mirip bau bangkai tikus, dan kotoran kucing di sekitar kamar korban.
"Anak kos yang berada di depan kamar korban mencium bau menyengat seperti bangkai tikus atau kotoran kucing," jelas Aprino.
Atas inisiatif penghuni kos, akhirnya mereka mendobrak pintu kamar korban. Saat itu korban telah ditemukan dalam kondisi tewas menggantung.
Aprino mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan. Saat itu, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Saat ini korban telah dilakukan autopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Baca Juga: Misteri Pria Tewas di Kolam Apartemen di Bekasi, Terdengar Suara Benda Jatuh Seperti Ban Pecah
“Tim iden sudah cek tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik, kita pastikan lagi lewat visum di RSCM,” ujarnya.
Catatan Redaksi:
Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim