Suara.com - Usaha Mikro Kecil (UMK) Regan Coklat yang didirikan oleh Rica Fatmawati (43) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kini berhasil menembus pasar internasional.
Sejak tahun 2020 dukungan dan pendampingan dari Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nunukan dan Marketplace PLN Mobile terbukti mampu membuat usaha yang bergerak di bidang kuliner ini berkembang pesat.
Rica memulai usaha coklat premium ini dari nol. Ia awalnya hanya menyasar pasar lokal. Namun berkat dukungan Rumah BUMN Nunukan, usaha ini makin berkembang hingga merambah pasar luar negeri dan menjadi tumpuan hidup yang menjanjikan.
"Awalnya saya hanya mencari informasi tentang pengolahan cokelat di internet dan melihat peluang mengolah cokelat premium dengan bahan pangan lokal Nunukan, seperti rumput laut dan bawang dayak. Tidak mudah, banyak tantangan yang saya hadapi, mulai dari pemasaran hingga pengemasan produk," ungkap Rica.
Berbekal rasa ingin tahu yang besar dan kemauan yang kuat untuk mengembangkan produknya, Rica kemudian terlibat aktif dalam kegiatan Rumah BUMN Nunukan. Hal itu juga yang membuka kesempatan untuk Rica meningkatkan kualitas dan meluaskan pemasaran produk.
"Di 2021 saya dikenalkan dengan Rumah BUMN Nunukan. Di situ saya belajar cara memasarkan dan mengembangkan produk Regan Coklat melalui perbaikan pengemasan produk agar lebih menarik. Kami juga diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pameran dan kunjungan ke UMK yang sudah sukses, yang sangat membantu kami belajar meningkatkan penjualan,” ungkap Rica.
Puncak perkembangan usaha Rica terjadi pada 2022, ketika ia memasarkan produknya melalui Marketplace di aplikasi PLN Mobile. Omzet Regan Coklat melonjak berkali-kali lipat.
“Berkat Marketplace PLN Mobile, penjualan kami meningkat berkali-kali lipat. Ini memungkinkan kami untuk membuka toko sendiri," ujar Rica.
Rica berharap kesuksesannya bisa menginspirasi UMK lain di Nunukan dan seluruh Indonesia untuk memanfaatkan Marketplace PLN Mobile.
Baca Juga: WIKA: Utang Segunung, Kini Ujug-ujug Klaim Cetak Laba
“Kami sangat berterima kasih ke PLN lewat Rumah BUMN Nunukan dan Marketplace PLN Mobile, produk kami kini bisa dikenal lebih luas. Kami berharap teman-teman yang lain juga bisa mendapat kesempatan yang sama,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat di Rumah BUMN Nunukan yang diinisiasi oleh PLN. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mendukung perkembangan UMK di Nunukan.
"Keberadaan Rumah BUMN Nunukan terbukti mampu menjadi wadah untuk pengembangan UMK di Nunukan. Sukses Rumah BUMN nya berdaya UMK-nya," ujarnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa PLN sebagai bagian dari BUMN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik saja, tetapi juga berperan aktif mendukung setiap pengembangan usaha yang dirintis masyarakat.
“PLN sebagai bagian dari keluarga besar BUMN punya komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s), mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Itulah kenapa PLN selalu mendukung UMK untuk naik kelas, sehingga masyarakat mempunyai kemandirian ekonomi dan mampu bersaing di era globalisasi ini,” pungkas Darmawan.
Berita Terkait
-
Beroperasi Lebih 100 Tahun, PLTA Bengkok Tetap Bekerja Optimal dengan Gunakan EBT
-
PANDI Telah Lakukan Literasi Digital ke 15.000 Peserta Mulai dari Pelajar Hingga UMKM
-
Antusiasme Para Pelaku Usaha Mengikuti Pasar Lokal UMKM Suara Vol.4
-
Nilai Aset ASDP Melonjak Jadi Rp 11,05 Triliun
-
PLTS Ground-Mounted Terbesar di Indonesia Beroperasi, Pakai Teknologi Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar