Suara.com - Istana Kepresidenan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur memang selalu mencuri perhatian, usai desainnya membuat banyak mata terpesona.
Salah satu bagian dari istana yang mencuri perhatian adalah ikon burung garudanya yang melebarkan sayap tepat di belakang bangunan istana.
Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan burung garuda tersebut mulai berubah warna.
Dalam video yang diunggah akun Tiktok @maskara_____ memperlihatkan seorang pria tengah berjalan di area istana garuda.
Ia sontak mengarahkan ponselnya pada burung garuda yang sudah menjadi ikon Istana tersebut.
“Guys aku sekarang lagi ada di jalanan depan istana negara dan Istana Garuda,” ucapnya sambil menunjukkan Istana Garuda.
Dalam video itu terlihat secara jelas sebagian badan dari burung garuda tersebut telah berubah warna menjadi sedikit kehijauan.
“Waw Istana Garuda mulai berubah warna,” tulisnya dalam caption.
Seperti diketahui, perancang istana garuda, Nyoman Nuarta mengatakan bahwa warna logam kuningan tersebut akan mengalami perubahan menjadi hijau kebiruan seiring proses alami bernama patina.
Baca Juga: Satu-satunya Investor Asal Kaltim, Perusahaan Ini Gelontorkan Rp 3 Triliun Untuk IKN
Proses perubahan warna serupa juga dialami oleh karya lain Nyoman Nuarta, Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali.
Nyoman Nuarta menyebutnya dengan proses oksidasi, dimana udara dan air bereaksi dengan pelat tembaga. Proses ini umum terjadi pada patung yang terbuat dari logam seperti tembaga dan perunggu.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal