Suara.com - Beredar video viral di media sosial yang merekam seorang mahasiswa yang mengaku dipukul oleh Paspampres setelah nekat berswafoto dengan Presiden Jokowi.
Dilihat Suara.com pada Senin (9/9/2024), berdasar keterangan dalamn video yang turut dibagikan akun Instagram @lagi.viral, peristiwa itu disebut terjadi saat kunjungan Presiden Jokowi ke Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (8/9/2024) kemarin.
Dalam video itu, awalnya pemuda itu terlihat girang karena bisa selfie dengan Jokowi setelah dirinya mendapatkan kaos dari kepala negara.
"Doaku terjawab," ujarnya sambari merekam momen tersebut dengan menggunakan gawainya.
Namun, tak lama, pemuda itu tampak diperingati oleh salah satu diduga paspampres. Mendengar peringatan itu, mahasiswa itu langsung meminta maaf.
"Heh, kamu jangan kayak begitu ya," ujar petugas itu mengultimatum.
"Iya maaf pak, makasih pak ya," ujarnya.
Wajah pemuda itu langsung kicep setelah kembali diperingati oleh petugas lain. Tiba-tiba pria itu kesakitan karena merasa dipukul oleh salah satu anggota paspampres.
"Saya dihantam," ujarnya sembari meringis memegang perutnya.
Dalam video tersebut, pemuda itu mengaku tidak terima setelah dirinya mendapat pemukulan dari anggota Paspampres.
"Saya datang sudah dengan sopan, saya juga sudah minta maaf, kenapa saya mesti dihantam sama paspampres-nya. Gak boleh begitu," ujarnya geram.
Sambil merekam lewat gawainya, pemuda itu pun mengaku-ngaku sebagai mahasiwa hukum.
"Saya orang hukum, saya mahasiswa hukum. gak boleh begitu, jangan dipukul sayanya" katanya.
Sontak video yang awalnya diunggah akun TikTok Agung_Q114 lantas menjadi sorotan setelah dibagikan ulang akun @lagi.viral. Bahkan, video viral tersebut menuai pro-kontra dari kalangan netizen.
"Serius nanyak...emang seperti itu kah aturannya?" tanya salah satu netizen.
"Lah Mahasiswa tapi gak paham soal pengamanan??? sahut yang lain.
"Tutorial mempermalukan diri sendiri," timpal netizen lainnya.
"Dia yg nyari masalah, dia yg playing victim," cibir yang lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Sakit Jiwa! Viral Pemotor Matic Onani Sambil Nyetir di Siang Bolong, Wanita Ini Ngamuk Kena Cipratan...
-
Tak Gentar Dipolisikan Relawan Gibran, Rocky Gerung Sebut Laporan Absurd hingga Dinasti Jokowi Doyan Lapor, Kenapa?
-
"Ditahan" jadi Menseskab Meski Sudah Resign, Pramono Anung Curhat Dapat Tugas dari Jokowi, Apa Itu?
-
Belum Klarifikasi Kasus Jet Pribadi tapi Berani Muncul di Podcast, Kaesang Dicibir: Enak Banget jadi Anaknya Mulyono
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen