Suara.com - IM57+ Institute menanggapi bernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi soal pesawat jet yang digunakan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha menyebut Budi Arie seperti tim kampanye Kaesang dan tidak mencerminkan sikap sebagai pejabat publik.
"Budi Arie harusnya memahami posisi dia sebagai pejabat publik dan bukan sebagai Tim Kampanye Kaesang sehingga segala pernyataannya harus mencerminkan integritas sebagai seorang Menteri Republik Indonesia sekaligus pejabat publik," kata Praswad melalui keterangannya, Kamis (12/9/2024).
Dia juga mempertanyakan pernyataan Budi yang menyebutkan bahwa Istri Kaesang, Erina Gudono naik pesawat jet pribadi karena sedang hamil 8 bulan.
Sebab, Praswad menilai pernyataan Budi itu justru mengaburkan substansi perkara hukum terkait dugaan gratifikasi pada penggunaan jet pribadi.
"Publik mempersoalkan terkait dengan dugaan gratifikasi, bukan kelayakan seseorang yang sedang mengandung untuk terbang, karena ini bukan isu personal, tetapi merupakan isu publik di mana sejauh mana keluarga dari pejabat publik wajib memberikan laporan atas setiap dugaan gratifikasi yang diterima/dinikmatinya," tutur Praswad.
Menurut dia, pernyataan Budi seolah memberikan pesan bahwa pejabat publik boleh melakukan apapun, dan pejabat publik dapat tetap menggunakan posisinya untuk menyampaikan berbagai statement yang menyesatkan publik.
"Apakah memang seluruh wanita yang sedang mengandung di Indonesia bisa mendapatkan keistimewaan yang sama dengan saudari Erina?" kata Praswad.
Sebelumnya, Budi Arie menyampaikan opini yang membela Kaesang dan Erina meski sedang disorot publik terkait dugaan gratifikasi penggunaan pesawat jet.
Baca Juga: Kisruh Jet Pribadi Kaesang, Menanti Sikap Gentleman Seorang Jokowi
"Nggak ada (gratifikasi), dia kan pribadi. Nah itu dari temen-nya," kata Budi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Dia mengatakan, jika penggunaan jet pribadi dilakukan lantaran istri Kaesang, Erina Gudono sedang mengandung sehingga tak boleh menggunakan pesawat komersil.
"Pokoknya udah-lah. Satu, istrinya Mas Kaesang itu kan hamil sudah 8 bulan. Kan nggak boleh naik angkutan umum, pesawat umum mana boleh?," katanya.
Untuk itu, kata dia, penggunaan pesawat jet bukan merupakan gratifikasi. Apalagi, kata dia, Kaesang bukan merupakan pejabat publik.
Berita Terkait
-
Kisruh Jet Pribadi Kaesang, Menanti Sikap Gentleman Seorang Jokowi
-
Jejak Digital Gibran Bongkar Pesan Jokowi Jangan Beli Jet Pribadi, Netizen: Nanti Ada yang Kasih Gratifikasi
-
5 Blunder Menkominfo: Terbaru Bela Erina Gudono Tak Bisa Naik Pesawat Umum karena Hamil
-
Singgung Hamil 3 Semester, Gilang Bhaskara Bandingkan Kecerdasan Erina Gudono dan Istri
-
Belum Klarifikasi, 4 Aksi Santuy Kaesang di Tengah Hujan Kritik Kasus Jet Pribadi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian