Suara.com - Komika Gilang Bhaskara turut menyoroti alasan istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono naik jet pribadi ke Amerika Serikat. Gilang menyinggung kecerdasan Erina.
Belakangan publik terus menyerang anak dan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut setelah menunjukkan gaya hedon saat berada di Negeri Paman Sam. Hal yang paling disorot adalah jet pribadi.
Publik mencurigai adanya praktik gratifikasi yang dengan cepat dibantah oleh Menkominfo sekaligus Ketua Umum Pro-Jokowi (Projo), Budi Arie. Jet pribadi disebut milik teman Kaesang.
Budi juga mengungkap alasan mereka tak naik pesawat komersial karena kondisi Erina Gudono yang tengah hamil 8 bulan. Erina tak boleh naik angkutan umum, terang Budi.
Alasan yang disampaikan oleh Budi Arie semakin membuat Kaesang dan Erina jadi bulan-bulanan publik karena dianggap menyinggung para ibu hamil di luar sana yang masih wira-wiri dengan angkutan umum.
Sejumlah komika juga ikut berkomentar, termasuk Gilang Bhaskara. Komika yang akran disapa Gilbhas ini blak-blakan membandingkan kecerdasan Erina dengan sang istri.
"Alhamdulillah istri saya tahun lalu pas hamil gede masih bisa naik pesawat umum, karena kebetulan istri saya pintar, bilang lagi hamil di trimester 3. Kalo bilangnya lagi hamil semester 3 mungkin saya paksa naik jet pribadi juga," tulisnya di X, dikutip pada Rabu (11/9/2024).
Sindiran tersebut merujuk pada blunder Erina Gudono, di mana Puteri Indonesia DI Yogyakarta 2022 itu meyebut bahwa usia kehamilannya saat ini menginjak semester 3, bukan trimester ke-3.
Cuitan Gilang Bhaskara langsung dipenuhi komentar netizen yang ramai menyindir Erina Gudono.
"Dia nggak bisa naik pesawat umum soalnya hamil khusus kak, hamilnya sampe 3 semester," komentar akun @mon***
"Bayangin aja hamil sampe 3 semester tuh bahaya banget makanya naik jet pribadi," tambah akun @ghu***
"Pasti istri kamu wangi, jadi nggak takut mengganggu kenyaman orang lain ya kalau naik pesawat umum," sahut akun @bun*** menyinggung tuduhan yang menyebut Erina bau ketek.
Jika dipikir-pikir, alasan tak bisa naik angkutan umum memang kurang masuk akal. Pesawat komersial tidak bisa disamakan dengan bus atau KRL yang penumpangnya terkadang harus berdesak-desakan di dalam.
Ibu hamil juga diperbolehkan naik pesawat komersial asal menyertakan surat izin dokter dan surat pernyataan untuk usia kehamilan 28-35 minggu.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Bintang Emon Sindir Erina Gudono Harus Naik Private Jet Karena Hamil: Jangan Ngadu Nasib!
-
Fedi Nuril Sentil KPU yang Gunakan APBN untuk Sewa Jet Pribadi: Terinspirasi Anak Presiden?
-
5 Artis Bagikan Pengalaman Naik Pesawat Saat Hamil Tua Seperti Erina Gudono
-
Ironi: Istri Kaesang Pangarep Naik Jet Pribadi Karena Hamil, Rakyat Diangkut Tandu saat Melahirkan
-
Alasan Erina Gudono Naik Jet Pribadi Gara-Gara Lagi Hamil Bikin Gregetan, Pandji Pragiwaksono Sindir Pakai Lagu Ini
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Bikin Bangga, 6 Remaja Indonesia Tampil Menembus Panggung Megah Carnegie Hall di New York
-
Bertabur Bintang, Ini Deretan Artis yang Didapuk Jadi Bridesmaid Syifa Hadju
-
Irit Bicara di Hari Pernikahan Teuku Rassya, Tamara Bleszynski: Semoga Bahagia, Bye Bye
-
Borong Burger Aldi Taher, Reza Arap Malah Dikirim Produk Kompetitor
-
Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak Manis, Steven Wongso Disentil Balik soal Steroid
-
Lagi Sakit, Pak Tarno Masih Ingin Tambah Istri
-
Dugaan Pelecehan di Venue Fansign NCT Wish Mendadak Viral di Medsos
-
Shindy Samuel Ditalak Tiga, Terpuruk Dikatain 'Badak' oleh Suami
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar