Suara.com - Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango memberikan penilaian terhadap lembaga antirasuah yang dipimpinnya.
Awalnya, Nawawi memberikan penilaian terhadap situasi pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini. Dia menyebut nilai pemberantasan korupsi saat ini hanya ada di kisaran 3 atau 4 saja.
"Saya ikut TII (Tranparency International Indonesia) saja, kayaknya 3-4 saja," kata Nawawi di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2024).
Lebih lanjut, Nawawi juga memberikan penilaian terhadap kinerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Namun, dia hanya memberikan nilai 4 sampai 5 untuk kinerja KPK saat ini.
"Saya ikut Litbang Kompas saja ada di sekitaran 4 sampai 5," ujar Nawawi.
Dengan begitu, penilaian Nawawi hanya 4 sampai 5 dari 10 terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan lembaga antirasuah.
Artinya, saat ini masih banyak tantangan yang dihadapi KPK dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi di Indonesia.
Berita Terkait
-
IShowSpeed Ingin Naik Jet Pribadi ke Papua, Warganet: Coba Nebeng sama Kaesang
-
Kedewasaan Gibran Rakabuming Dipertanyakan Adiknya Sendiri, Kaesang: Ada Aja yang Milih Dia
-
Budi Arie Mendadak Kikuk Dicecar Soal Jet Akun Fufufafa dan Jet Pribadi Kaesang
-
Disetor ke Pimpinan KPK, Direktorat Gratifikasi Selesai Analisis Klarifkasi Kaesang soal Jet Pribadi, Apa Hasilnya?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien