Suara.com - Cuaca yang panas ditambah dengan kecerobohan manusia membuat bangunan yang baru saja bersinar tiba-tiba mengalami musibah.
Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur baru saja dibuka untuk masyarakat umum. Semua orang kini boleh berkunjung ke IKN dengan beberapa syarat seperti salah satu contohnya mendaftar di aplikasi IKNOW.
Namun sayangnya, tidak semua orang bisa menjaga dengan baik lingkungan yang ada di kawasan IKN.
Terbukti dari adanya sebuah video yang memperlihatkan kawasan IKN mengalami kebakaran. Meskipun tidak terlalu besar, namun kebakaran ini bisa merayap kemana-mana jika sedikit saja lengah.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @iknonlen memperlihatkan orang-orang sedang sibuk mengguyur air api yang tiba-tiba muncul di Kawasan IKN.
Rupanya, api dan asap yang mengebul itu berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan. Padahal, di Kawasan IKN sudah banyak sekali larangan-larangan yang tertulis jelas termasuk dilarang merokok.
“Kebakaran di IKN akibat buang punting rokok,” tulis caption dalam video tersebut.
“Pengunjung ke IKN tolong jangan merokok sembarangan,” tambahnya.
Video tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak yang ikut geram dengan oknum yang sudah menyebabkan kebakaran tersebut.
Baca Juga: Investor Rusia Bangun Resor Mewah Rp300 Miliar di IKN
“Plis lah..perketat org merokok..ada area sendiri,” komentar @ma***
“Penyakit yg susah di sembuhkan buang puntong rokok sembarangan tempat,” sahut @ad***
“Keknya yang jadi masyarakat ikn juga perlu di tes layaknya tes CPNS gitu deh, agar terfilter cuma org² pilihan yang tinggal di sana ,” tulis @ni***
“Wah S'enaknya Sekali Itu Org. Perlu di Kasih Tahu Dan Sangsi. Seolah² tempat Itu Jalan Tanpa Ada Apa,” ujar @za***
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden