Suara.com - Sekretaris dewan militer Saraya al-Quds, sayap bersenjata Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan pada Senin malam bahwa kelompok perlawanan, dengan Operasi Penyerbuan Al-Aqsa, membuktikan bahwa rezim Zionis tidaklah tak terkalahkan.
Kami masih memiliki hal-hal yang akan merusak identitas tentara Zionis, Abu Ahmed menunjukkan kekuatan roket kelompok perlawanan Palestina.
Menekankan fungsi Saraya al-Quds dengan kualitas dan prestasi selama setahun terakhir, ia mengatakan bahwa persatuan efektif di medan perang, dan setiap poros perlawanan berkontribusi padanya dengan upaya dan perannya masing-masing.
Abu Ahmed mengeluarkan pernyataan tersebut pada kesempatan ulang tahun pertama Penyerbuan Al-Aqsa yang diluncurkan oleh perlawanan Palestina terhadap puluhan tahun kebrutalan dan pendudukan Israel.
Setelah operasi tersebut, rezim Zionis melancarkan perang genosida habis-habisan di Jalur Gaza yang menurut Kementerian Kesehatan Palestina telah merenggut hampir 42.000 nyawa, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai hampir 97.000 lainnya.
Berita Terkait
-
Punya Komitmen Untuk Gencatan Senjata di Gaza, 26 Imam Muslim Dukung Kamala Harris di Pilpres AS
-
Makin Memanas, Apa Penyebab Perang Iran dan Israel?
-
12 Bulan Digempur Israel, Jalur Gaza Kini Jadi Kuburan Massal
-
"Seperti Hari Pertama Perang": Trauma dan Keputusasaan Warnai Setahun Serangan Hamas-Israel
-
Afrika Selatan Bongkar Bukti Baru Genosida Israel di Gaza
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga