Suara.com - Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, menyelidiki temuan mayat bayi perempuan yang terbungkus plastik di teras rumah warga Kelurahan Pasir Jaya, hingga menggegerkan warga sekitar.
Kasat Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi Nugroho di Kota Bogor, Rabu, mengatakan mayat bayi ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB hari ini(9/10).
“Sudah kami olah TKP, saat ini proses visum di RSUD Cawi. Untuk selanjutnya kami lakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,” kata Aji.
Ia menjelaskan, penemuan mayat bayi itu bermula ketika saksi hendak menutup pintu pagar rumahnya yang terbuka. Setelah menutup pagar, saksi menemukan kantong kresek berwarna hitam di lantai teras.
Aji mengatakan, saksi sempat mengira bahwa plastik tersebut merupakan paket milik anggota keluarganya yang lain. Namun, ketika plastik itu dibuka, ia dikagetkan dengan mayat bayi dalam kondisi masih terdapat tali pusar yang menempel.
“Isi dalam kantong kresek tersebut ternyata berisikan seorang bayi perempuan dengan tali pusar masih menyangkut di bagian tubuhnya dengan keadaan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Temuan itu, kata Aji, langsung dilaporkan ke pihak Bhabinkamtibmas Polsek Bogor Barat. Selanjutnya, polisi mendatangi lokasi temuan dan langsung membawa jasad bayi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi.
Berita Terkait
-
Jasad 7 ABG Tewas di Kali Bekasi Positif Etanol Plus Bahan Kimia Jenis Ini
-
Misteri 7 Mayat ABG di Kali Bekasi Terungkap: Tawuran Gagal Berujung Tewas Mengambang
-
ABG yang Tewas di Kali Bekasi Dimakamkan Malam Ini, Keluarga Penuh Tanda Tanya
-
Akhirnya! Seluruh Jasad Remaja Tewas Di Kali Bekasi Teridentifikasi, Ini Nama-namanya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!