Suara.com - Istana Kepresidenan Bogor menghibahkan 15 ekor rusa totol jinak jenis Axis-axis ke Pemkot Medan. Rusa-rusa itu dilepaskan di Taman Cadika Medan, Kecamatan Medan Johor, kemarin.
Terdapat 3 ekor rusa jantan dan 12 ekor rusa betina yang dilepaskan di taman yang baru selesai diritalisasi tersebut.
Turut hadir pihak Istana Kepresidenan Bogor, Abdul Gani Hamumuroafa, Pj Sekda Medan Topan Obaja Putra Ginting dan Kadispora T. Chairuniza.
Topan Ginting mengatakan bahwa rusa-rusa tersebut menambah koleksi satwa di Taman Cadika.
"Kawanan rusa ini juga diharapkan salah satu daya tarik Taman Cadika," kata Topan dalam keterangannya.
Memandangi kawanan rusa totol jenis axis-axis yang berkeliaran bebas di halaman rumput Istana Kepresidenan Bogor dapat menjadi sebuah hiburan murah meriah bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.
Bayangkan jika kita dapat berinteraksi lebih dekat dengan menyentuh dan memberi makan rusa-rusa cantik itu. Tentu hal ini akan menjadi pengalaman yang berkesan bagi masyarakat, khususnya bagi para pengunjung Istana Kepresidenan Bogor.
Rusa-rusa totol ini memiliki sejarah cukup panjang. Hewan ini pertama kali di bawa oleh Gubernur VOC, Sir Thomas Stamford Raffles dari daerah perbatasan India dan Nepal pada tahun 1814.
Kini, hewan ini sudah lebih dari 200 tahun menghuni dan berkembang biak di area padang rumput halaman Istana Bogor. Hingga kini, koleksi rusa-rusa totol Istana Kepresidenan Bogor sudah berjumlah lebih dari 800 ekor.
Selain rusa totol, Taman Cadika juga memiliki koleksi satwa unik yang jadi daya tarik bagi pengunjung, yakni kelinci dan kura-kura Sulcata.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?