Nyoman Nuarta menjelaskan bahwa Istana Garuda mulai menghijau karena dilapisi asam patina untuk mempercepat perubahan warna bilah. Perubahan warna dari cokelat ke hijau terjadi akibat proses oksidasi yang dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan berjalannya waktu.
Sebelumnya, warna Istana Garuda banyak mendapatkan kritik karena tampak gelap dan suram, bahkan mirip dengan warna besi karatan.
Fakta Unik dan Menarik Istana Negara IKN
Istana Negara IKN memiliki sederet fakta unik dan menarik, yaitu sebagai berikut.
1. Desain Ikonik
Istana Garuda memiliki bentuk menyerupai burung Garuda yang sedang mengembangkan sayap. Desain ini merupakan karya seniman terkenal I Nyoman Nuarta dan telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2022.
2. Lokasi Strategis
Istana Garuda berada di atas bukit, menghadap Taman Plaza Seremoni dan Bukit Bendera IKN. Lokasi ini menawarkan pemandangan yang luas dan simbolis, menghubungkan istana dengan berbagai area penting di ibu kota baru.
3. Dibangun dengan Teknologi Canggih
Baca Juga: Sedikit Lagi Lengser, Jokowi Perintahkan ASN Pindah ke IKN Awal Tahun Depan
Dalam hal konsep dan desain, Nyoman mengungkapkan bahwa Istana Garuda akan menjadi istana presiden pertama di dunia yang diciptakan sebagai sebuah karya seni. Dari segi teknologi, Istana Garuda akan memanfaatkan teknologi pembuatan patung yang telah dipatenkan.
Figur burung yang terkait dengan Garuda dalam istana ini akan dibangun dari kerangka baja dan selubung yang terbuat dari tembaga, kuningan, galvalum, dan kaca.
Sebelumnya, I Nyoman Nuarta mengungkapkan bahwa tampilan Istana Garuda pada awalnya akan terlihat cokelat dan gelap. Namun, material tembaga dan kuningan akan mengalami proses oksidasi, yang akan mengubahnya menjadi warna hijau toska yang matang seiring waktu. Dengan demikian, tampilan Istana Garuda tidak akan lagi terlihat gelap.
4. Sempat Ada Perubahan Desain
Desain awal untuk Istana Negara IKN adalah Astana Indonesia Raya, yang menggabungkan elemen rumah adat Indonesia dan dirancang oleh Nagara Rimba Nusa. Namun, desain ini tidak diterapkan dan digantikan dengan karya I Nyoman Nuarta, yaitu Istana Garuda.
5. Memiliki Makna Filosofis
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara