Suara.com - Sebuah keluarga dari seorang siswa berusia 14 tahun telah mengklaim dalam gugatan hukum bahwa seorang guru sekolah California bernama Michelle Christine Solis, 46, merayu dan melakukan kekerasan seksual terhadap putra mereka pada hari kelulusannya di Sycamore Middle School.
Kekerasan seksual tersebut telah membuat anak laki-laki tersebut trauma, keluarga tersebut menuduh.
Menurut Sacramento Bee, tuduhan baru dalam gugatan tersebut mengatakan bahwa Solis sering mengatur pertemuan dengan siswa tersebut.
Itu belum semuanya, dia juga memberinya izin untuk istirahat dan menghabiskan waktu berdua dengannya dengan mengatakan bahwa dia membantunya mengerjakan pekerjaan rumah.
Pada hari kelulusannya di kelas delapan, Solis membawa anak laki-laki itu ke ruang kelas, mengunci pintu, dan memaksanya untuk berhubungan seks.
Menurut Kantor Kejaksaan Distrik Butte County, siswa tersebut kemudian mengiriminya foto-foto pertemuan mereka dan meminta anak laki-laki itu untuk menghapus obrolan mereka. Rumor dan salinan salah satu foto telanjang mulai beredar di komunitas Gridley pada Oktober 2023.
Investigasi Kepolisian Gridley pun dilakukan dan para penyidik menghubungi anak laki-laki itu serta meninjau isi teleponnya, menurut siaran pers dari Kantor Kejaksaan Distrik Butte County.
Di sana mereka menemukan komunikasi antara Solis dan anak laki-laki itu, termasuk dua foto eksplisit Solis yang sesuai dengan deskripsi yang diberikan anak laki-laki itu sebelumnya.
Gugatan tersebut selanjutnya mengklaim bahwa sekolah tersebut gagal memantau perilaku guru mereka dengan benar dan juga tidak melatih guru lain untuk mendeteksi perilaku bermesraan dengan benar, New York Post melaporkan.
Baca Juga: Pendidikan Guru Gembul, Tuai Kontroversi Usai Debat dengan Ustaz Nuruddin Tanpa Referensi
Gugatan tersebut meminta "ganti rugi umum dan ganti rugi non-ekonomi lainnya" atas cedera fisik, mental, dan emosional yang dialami oleh siswa tersebut.
Mark Boskovich, seorang pengacara untuk anak laki-laki itu, mengatakan kepada media lokal bahwa pelecehan seksual telah membuat anak laki-laki itu trauma dan berdampak buruk padanya.
"Dia kembali ke kelas di mana dia tidak dapat mengendalikan situasi dan merasa tidak berdaya," kata Tn. Boskovich kepada Bee.
Solis, yang telah menjadi guru selama 20 tahun dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada bulan Juli 2024. Ia menjalani hukumannya di Fasilitas Wanita California Tengah di Chowchilla.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Pilu Anak Kembar Di Tangerang, Jadi Korban Cabul Ayah Tiri
-
Pengakuan Teman Lama Abi Sudirman soal Kasus Pelecehan di Panti Asuhan Darussalam An Nur Bikin Syok: setelah Salat...
-
Viral Guru Gembul Diskakmat Ustaz Nuruddin: Trending di X, Jadi Bulan-bulanan Warganet
-
Jangan Hina Kekurangan Sesama dalam Buku Dongeng Guru Baru di Sekolah Badut
-
Pendidikan Guru Gembul, Tuai Kontroversi Usai Debat dengan Ustaz Nuruddin Tanpa Referensi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini