Suara.com - Gunung Fuji tetap bebas salju, menandai titik terakhir tahun ini tanpa salju sejak pencatatan dimulai 130 tahun lalu. Puncak tertinggi Jepang, yang biasanya melihat salju pada awal Oktober, belum mengalami hujan salju karena cuaca hangat yang tidak biasa pada musim ini. Pada tahun 2023, salju pertama kali muncul pada tanggal 5 Oktober, seperti yang dilaporkan oleh AFP.
Penundaan ini menyusul musim panas terpanas di Jepang yang pernah tercatat, dengan suhu Juni-Agustus 1,76 Derajat C di atas rata-rata.
Posisi utara aliran jet subtropis memungkinkan udara selatan yang lebih hangat mengalir di atas Jepang, membuat suhu September lebih hangat dari biasanya, BBC melaporkan.
Hampir 1.500 lokasi melaporkan hari-hari yang "sangat panas" (suhu mencapai 35 Derajat C bulan lalu. Oktober sedikit mendingin, tetapi suhu tetap di atas rata-rata, sehingga puncak Gunung Fuji gundul menjelang November - mencatat rekor baru sejak pengumpulan data dimulai pada tahun 1894.
Menurut Yutaka Katsuta dari Kantor Meteorologi Lokal Kofu, rekor sebelumnya, yang ditetapkan pada tanggal 26 Oktober, telah dicapai dua kali sebelumnya, pada tahun 1955 dan 2016. Meskipun satu peristiwa tidak secara langsung mengonfirmasi perubahan iklim, tidak adanya hujan salju di Gunung Fuji sejalan dengan pola yang diantisipasi dalam iklim yang menghangat.
Gunung Fuji, barat daya Tokyo, adalah puncak tertinggi di Jepang dengan ketinggian 12.460 kaki. Terlihat dari Tokyo pada hari-hari cerah, gunung berapi ikonik ini terakhir meletus lebih dari 300 tahun yang lalu dan terkenal ditampilkan dalam karya seni tradisional Jepang. Tahun lalu, lebih dari 220.000 orang mendaki Gunung Fuji antara bulan Juli dan September.
Gunung Fuji tertutup salju selama sebagian besar tahun ini, tetapi lebih dari 220.000 pengunjung mendaki lerengnya yang curam dan berbatu selama musim pendakian Juli-September.
Banyak yang mendaki pada malam hari untuk melihat matahari terbit dari puncak setinggi 3.776 meter (12.388 kaki).
Namun, jumlah pendaki yang mendaki Gunung Fuji tahun ini lebih sedikit setelah pemerintah Jepang memberlakukan biaya masuk dan pembatasan jumlah pendaki harian untuk mengatasi kelebihan turis.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Jepang, Garuda Bakal Didukung 2.000 Warga Korsel
Gunung simetris ini telah diabadikan dalam banyak karya seni, termasuk "Gelombang Besar" karya Hokusai.
Gunung ini terakhir kali meletus sekitar 300 tahun yang lalu.
Berita Terkait
-
Viral Video Ernando Ari Alami Cedera, Akan Absen Saat Timnas Lawan Jepang?
-
3 Bintang Timnas Jepang yang Main di Liga Champions Musim Ini, Bisa Jadi Ancaman Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Ungkap 2 Penyesalan Jelang Timnas Indonesia vs Jepang, No.1 Pantang Terulang!
-
3 Film dan Drama Jepang yang Dibintangi Fuka Koshiba Ini Tayang 2024, Ada Go Home
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Garuda Bakal Didukung 2.000 Warga Korsel
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana