Suara.com - Presiden Prabowo Subianto akan menindaklanjuti secara tegas pelaku hingga bandar besar judi online (Judol) yang semakin marak di Indonesia.
Prabowo memerintahkan seluruh bawahannya untuk memberantas judi online hingga ke akar-akarnya.
Alasan utama Prabowo geram dan mendahulukan kasus judol adalah karena telah melenyapkan uang negara sebanyak Rp 900 triliun setiap tahunnya.
Menanggapi hal ini, Pengamat politik, Rocky Gerung mengaku sepaham dan setuju dengan Langkah yang diambil oleh Prabowo.
“Memang soal judi online ini menjadi target yang harus diselesaikan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya,” ujar Rocky, dikutip dari kanal youtube Rocky Gerung, Kamis (31/10/24).
Menurut Rocky permasalahan judi online di Indonesia memang sudah mengkhawatirkan dan harus segera diberantas.
“Jadi bagus bila Presiden Prabowo mendahulukan soal-soal ini, karena di situ bersarang kerusakan moral, di situ bersarang korupsi sebetulnya dalam bentuk mengambil hak-hak rakyat,” ucapnya.
“Kita sebagai masyarakat sipil menunggu, hentakan ini akan berakibat apa,” tandasnya.
Sebelumnya, Prabowo mengklaim sudah mengetahui dalang dari maraknya judi online di Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Bentuk Kemendiktisaintek, Nasib BRIN Menggantung
Prabowo menyebut bahwa dalangnya tidak banyak dan hanya 1-2 orang yang mengendalikan judi online di Indonesia dari luar negeri.
Prabowo meminta kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra untuk fokus memberantas judi online di Indonesia.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan