Suara.com - Jhon Sitorus, pegiat media sosial (Medsos) yang kerap mengkritik pemerintah, menuliskan daftar menteri-menteri di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat tersandung kasus.
Hal tersebut dilakukan Jhon Sitorus setelah mantan Menteri Perdagangan (Mendag) di Era Jokowi, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, menjadi tersangka kasus korupsi impor gula kristal merah.
Setelah penangkapan Tom Lembong, Jhon Sitorus mengingatkan bahwa ada kasus-kasus lain yang tak kalah besar dan harus segera diselesaikan.
Terlebih, ada daftar menteri yang tersangkut kasus di era Jokowi itu kembali menjabat di Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Siapa saja daftar menteri yang pernah tersangkut kasus tersebut? Berikut penjelasannya:
1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Nama Airlangga Hartarto sempat ikut terseret dalam dugaan kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).
Bahkan, Kejagung sampai memanggilnya sebagai saksi pada Selasa, 18 Juli 2023 lalu, namun kasusnya menguap setelah Partai Golkar merapat dalam kubu Prabowo-Gibran hingga dirinya mundur dari kursi Ketua Umum Partai Golkar.
2. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Zulkifli Hasan
Baca Juga: Abraham Samad Bersama Eks Pejabat KPK Minta Penyelidikan Dugaan Korupsi Keluarga Jokowi
Zulkifli Hasan (Zulhas) pada tahun 2020 pernah dipanggil dalam pemeriksaan KPK terkait kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan menjadi lahan sawit.
Kasus tersebut juga menjerat mantan Gubernur Riau, Annas Maamun namun, Zulhas selalu absen dalam pemanggilan tersebut.
3. Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo
Dito Ariotedjo juga sempat terseret kasus dugaan korupsi BTS 4G setelah JPU menyebut ada aliran uang dari proyek Kominfo itu yang mengalir kepadanya.
JPU menyebut Dito menerima Rp 27 miliar dari Irwan Hermawan untuk pemberhentian proses penegakan hukum terhadap proyek tahun 2021-2022 lalu.
4. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali