Suara.com - Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten meminta Kaesang Pangarep tetap menjadi ketua umum hingga 2029. Permintaan tersebut disampaikan berdasar hasil kopi darat wilayah atau Kopdarwil PSI se-Banten yang digelar Sabtu (2/11/2024).
Ketua DPW PSI Banten, Hafiz Ardianto menyebut permintaan agar Kaesang menjadi ketua umum partai hingga 2029 ini juga didukung oleh delapan Dewan Pimpinan Daerah atau DPD PSI di Banten.
“Kami memohon kepada Mas Ketum untuk terus menjadi imam kami, menjadi ketua umum kami dan melanjutkan perjuangan kita ini bersama-sama sampai Pemilu 2029,” kata Hafiz di Narita Hotel, Kota Tangerang, Sabtu (2/11/2024).
Hafiz mengungkap alasan kader PSI se-Banten meminta Kaesang tetap menjadi ketua umum. Salah satunya karena putra sulung Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi itu dianggap berhasil meningkatkan perolehan kursi PSI di Banten.
“Kami yakin pada 2029 bisa berkali-kali lebih banyak dari 2024 ini. Contohnya di Banten, pada 2024 ini, sudah 2 kali lipat pencapai 2019,” katanya.
Selain dihadiri para pengurus dan kader, Kopdarwil PSI Banten ini juga dihadiri calon kepala daerah yang didukung di Pilkada 2024.
Hafiz menyebut di antaranya yang hadir, yakni Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni-Dimyati Natakusumah dan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tangerang Faldo Maldini-Fadlin Akbar.
Berita Terkait
-
Tetapkan Private Jet Kaesang Bukan Gratifikasi, Segini Harta Kekayaan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron
-
Heboh! Tom Lembong Tersangka Korupsi Impor Gula, Publik Tuntut Usut Kasus Bobby & Kaesang
-
Kaesang Lolos Gratifikasi gegara Terpisah dari Jokowi, Kok Erina Gudono Bisa Gelar Acara di Istana Bogor?
-
Disebut Pisah KK dari Jokowi, Acara Pribadi Kaesang Pangarep di Istana Kepresidenan Diungkit
-
Awal Mula Kaesang Terungkap Nebeng Jet Pribadi ke Amerika, Kata KPK Bukan Termasuk Gratifikasi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Menyusuri Wajah Baru Rasuna Said: Lantai Bermotif, Jalur Sepeda, dan Impian Kota Ramah Pejalan Kaki
-
Heboh BEM Bersatu, FISIP Unas Bantah Keras: Kami Tak Punya BEM di Tingkat Fakultas
-
Menanti Bukti Nyata UU PPRT: Hak 4,2 Juta PRT Masih Terganjal Aturan Pelaksana
-
Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Bukan Anti-Dialog, Pakar: Mahasiswa UGM Geruduk Forum Diskusi karena Tak Percaya Menteri Prabowo
-
Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar
-
Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto
-
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG