Suara.com - Jepang mencatat rekor suhu pada bulan Oktober, menandai Oktober terpanas sejak pencatatan dimulai pada tahun 1898, menurut data dari Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Suhu rata-rata bulanan di seluruh Jepang melampaui suhu Oktober pada umumnya sebesar 2,21 derajat Celsius, menurut data JMA yang dirilis pada hari Jumat.
Secara regional, suhu di Jepang utara rata-rata 1,9 derajat lebih tinggi, sementara Jepang timur dan barat mengalami peningkatan suhu sebesar 2,6 derajat, kantor berita Xinhua melaporkan.
Kota-kota seperti Kyoto, Nagano, dan Tokyo pusat mengalami kenaikan suhu yang signifikan, dengan rata-rata Oktober naik masing-masing sebesar 3,2 derajat, 3,1 derajat, dan 2,6 derajat.
Ke depannya, JMA memperkirakan bahwa suhu November kemungkinan akan tetap di atas rata-rata, meskipun udara yang lebih dingin diperkirakan akan tiba pada paruh kedua minggu depan, yang berpotensi menyebabkan fluktuasi suhu yang lebih dramatis.
Pola suhu tinggi di Jepang telah berlangsung lama sejak Juli, meningkatkan kekhawatiran atas frekuensi kehangatan yang tidak sesuai musim tersebut.
Berita Terkait
-
Penyerang Timnas Indonesia Gacor, Bisa Bobol Gawang Jepang dan Arab Saudi?
-
Asnawi Mangkualam Diserbu Netizen Usai Tak Dipanggil Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Dilanda Badai Cedera, Bisakah Beri Perlawanan ke Jepang?
-
3 Rekomendasi Drama Jepang yang Dibintangi Haruna Kawaguchi, Ada 9 Border
-
Hajime Moriyasu Justru Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia yang Jadi Lawan Jepang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!