Suara.com - Empat remaja terluka, dua di antaranya luka serius, oleh kapak yang diayunkan saat perkelahian pada hari Senin di kereta api pinggiran kota di luar Paris, kata sumber kepolisian, dengan tersangka utama kemudian ditangkap.
Salah satu korban, semuanya berusia 16 atau 17 tahun, tangannya terpotong dan yang lainnya tengkoraknya terbelah.
Dua lainnya terluka lebih ringan dalam perkelahian yang menurut salah satu sumber kepolisian terjadi sekitar pukul 8:00 pagi (0700 GMT) saat para remaja yang terlibat sedang dalam perjalanan ke sekolah menengah.
Tidak segera jelas apa yang memicu perkelahian itu, di mana senjata termasuk kapak, pisau, pedang samurai, dan tongkat bisbol digunakan.
Semua orang yang terluka dibawa ke rumah sakit dan tidak ada yang dalam bahaya bagi nyawa mereka, sumber tersebut menambahkan.
Tersangka utama, seorang remaja berusia 16 tahun, kemudian ditangkap di rumahnya dan ditahan, kata sumber kepolisian lainnya.
Sebuah kapak ditemukan dan disita selama penggeledahan, mereka menambahkan.
Insiden itu terjadi saat kereta ekspres pinggiran kota RER berada di stasiun Ozoir-la-Ferriere di tenggara Paris.
Karena kereta berhenti di sebuah stasiun, kekerasan itu tidak memengaruhi lalu lintas di jalur RER E, yang membentang dari timur ke barat melalui Paris dan pinggiran kotanya, kata operator kereta api negara bagian SNCF.
Berita Terkait
-
DJKA Ungkap Progres Proyek Kereta Api Nasional Hingga Bocoran Ekspansi ART di IKN
-
6 Artis Pernah Berseteru dengan Farhat Abbas, Terbaru Denny Sumargo
-
Adu Pendidikan Natalius Pigai vs Hotman Paris, Pengacara Kondang Heran Menteri HAM Minta Anggaran Rp 20 T
-
Hotman Paris Unggah Video Detik-Detik Razman Dilimpahkan ke Kejaksaan: Rasain Kau Duduk Sebagai Terdakwa
-
Sepak Terjang Hotman Paris: 25 Tahun Jadi Pengacara Prabowo, Kini Minta Presiden Tinjau Natalius Pigai
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih