Suara.com - Analis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Ethical Politic, Hasyibulloh Mulyawan, menilai jika Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menemui Presiden ke-7 RI Jokowi tak bila disebut untuk meminta perlindungan alias bekingan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi impor gula. Pasalnya, kata dia, Jokowi sudah tak punya power kekuasaan setelah lengser dari kursi presiden.
"Yang harus kita garis bawahi bahwa presiden RI ke 7 saat ini sudah tidak memerintah lagi artinya secara kekuasaan beliau tidak memiliki kekuasaan secara struktural, sehingga apabila adanya persepsi yang berkembang dipublik terkait pertemuan tersebut dalam upaya meminta perlindungan saya kira kurang pas," kata Hasyibulloh saat dihubungi Suara.com, Jumat (15/11/2024).
Menurutnya, pengaruh Jokowi sebagai mantan Presiden tidak lagi kuat untuk mempengaruhi permasalahan hukum.
"Karena pastinya kekuasaan beliau sudah tidak mampu mengakses lebih jauh struktur perangkat Yudikatif," ujarnya.
Di sisi lain, kehadiran Zulhas ke Solo, kata dia, dianggap sebagai masih loyalnya para mantan menterinya kepada Jokowi.
"Kalau saya melihat kunjungan Zulhas ke Solo menemui Presiden RI ke 7 Jokowi, ini menandakan bahwa masih loyalnya mantan-mantan menterinya walaupun saat ini mereka berada di pemerintahan Presiden Prabowo," pungkasnya.
Disorot usai Bertemu Jokowi
Sebelumnya, penangkapan Tom Lembong pada Selasa (29/10/2024) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menuai beragam reaksi dari warganet di media sosial, salah satunya platform X. Mayoritas warganet mempertanyakan kinerja Kejagung dan KPK karena menangkap Tom Lembong dengan kasus yang telah ada sejak 2015.
Hal itu membuat warganet mendesak Kejagung untuk memeriksa kembali beberapa menteri yang juga terlibat dugaan kasus korupsi, seperti Zulkifli Hasan hingga Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Tanggapi Cuitan Lex Wu, Netizen Curigai Penangkapan Ivan Sugianto: Ada Pemeran Pengganti?
Sebagaimana diketahui, Zulkifli Hasan sempat tersandung kasus terkait alih fungsi hutan pada 2014. Pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Zulkifli Hasan menjabat sebagai Menteri Kehutanan (Menhut).
Selain itu, kantor Kementerian Perdagangan juga pernah digeledah oleh Kejagung terkait adanya dugaan korupsi impor gula ketika Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan pada 2023 kemarin.
Sementara itu, Zulhas tiba-tiba menemui mantan Presiden Jokowi di kediaman pribadinya Jalan Kutai Utara Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (14/11/2024).
Pantauan di lapangan, mobil rombongan Zulhas masuk ke gang rumah Jokowi pukul 11.24 WIB. Zulhas yang memakai batik warna coklat tiba bersama istrinya Soraya Mohammad Ali yang memakai baju warna hitam.
Selanjutnya, Zulhas bersama istri dijamu oleh Jokowi dan Iriana di rumah tengah. Kemudian keduanya berdiskusi di ruang penerima tamu cukup lama hingga sekitar pukul 12.34 WIB.
Zulhas mengatakan sudah lama tidak bertemu sama beliau. Sehingga hari ini silahturahmi dan bertemu beliau.
"Saya sama bapak kan lama nggak jumpa, kangen. Biasanya sering diajak bapak kemana-mana, jadi lama nggak ketemu kangen. Kalau kita itu silahturahmi penting banget ya," ujarnya saat ditemui, Rabu (13/11/2024).
Berita Terkait
-
Tanggapi Cuitan Lex Wu, Netizen Curigai Penangkapan Ivan Sugianto: Ada Pemeran Pengganti?
-
Usai Endorse Ahmad Luthfi, Jokowi Cawe-cawe di Pilkada Jakarta: Saya Dukung Ridwan Kamil
-
Post Power Syndrome? Jokowi Disindir Gak Punya Malu karena Masih Ikutan Kampanye Pilkada: Cawe-cawe Sepanjang Masa
-
Host Debat Pilkada Tangsel Kena Catcalling, Aviani Malik Semprot Pendukung Paslon: Saya Gak Suka Anda Panggil Saya Baby!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG
-
Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
CPJ Kecam Teror Kepala Ayam Busuk ke Floresa: Kebebasan Pers RI Tak Boleh Dikangkangi!
-
Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?