Suara.com - Pesta demokrasi dalam perhelatan Pilkada serentak 2024 turut dirasakan juga oleh kelompok disabilitas. Salah satunya disabilitas tunanetra yang diberi kemudahan untuk membaca surat suara.
Maulana Haikal, salah satu disabilitas tunanetra dan mental, mengaku tidak alami kesulitan sama sekali ketika berada dibilik suara. Dia mencoblos di TPS 31 Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, lokasi pencoblosan yang sama dengan cagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun.
Sambil ditemani keluarganya, Maulana mengaku mudah dan tidak bingung tentukan pilihan.
"Mudah, gak bingung (tentukan pilihan), (sudah) nonton TV," kata Maulana ditemui di TPS 31, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).
Pria 23 tahun itu juga menyampaikan harapannya untuk cagub-cawagub Jakarta yang nantinya akan terpilih. Dia ingin bahwa seluruh daerah di Jakarta bisa lebih maju.
"Supaya (Jakarta) lebih baik, lebih maju, kecamatan, kelurahan, kita/madya, kabupaten, juga desa, semua maju," tuturnya.
Sementara itu sang ayah, Iqbal Hamzah menyampaikan kalau perlengkapan TPS untuk pemilu kali ini dinilai lebih baik dibandingkan sebelumnya. Khususnya bagi para penyandang disabilitas tunanetra karena sekarang disediakan alat peraganya atau braille.
"Ini yang saya dukung pemerintah, alat peraganya mulai ada. Kalau kemarin tahun lalu gak ada. Sekarang sudah cukup baik, mereka ada perhatian khusus untuk disabilitas. Alat peraganya ada untuk nama-nama. Waktu dia nyoblos kemarin kan gak ada," tuturnya.
Baca Juga: Ucapkan Terima Kasih Usai Nyoblos, Pramono Pesan Agar RK dan Dharma Terima Apapun Hasil Pilkada
Iqbal juga menuturkan kalau anaknya punya pilihan cagub-cawagub Jakarta sendiri karena rutin menonton debat Pilkada.
"Kalau umpama arahan, itu tergantung dia lah. Dia kan suka dengar TV, jadi itu hak dia. Saya gak ada intervensi untuk suruh dia," ucap dosen Universitas Trisaksi tersebut.
Pilkada Jakarta 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon. Yakni, cagub-cawagub nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono, cagub-cawagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardhana, serta cagub-cawagub nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno.
Sebagai informasi, KPU DKI Jakarta telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2024 sebanyak 8.214.007 pemilih dan dilakukan di 14.835 TPS.
Dari jumlah ini, DPT terbanyak di Jakarta Timur sebanyak 2.374.828, diikuti Jakarta Barat sebanyak 1.909.774, lalu Jakarta Selatan (1.748.961), Jakarta Utara (1.345.815), Jakarta Pusat (813.721) dan Kepulauan Seribu sebanyak 20.908 orang.
Berita Terkait
-
TPS Tempatnya Nyoblos Sepi, Cawagub Kun Wardana Minta Warga Gunakan Hak Pilih
-
Nyoblos di Ciganjur, Cawagub Kun Wardana Pede Menang di Jakarta Utara dan Barat
-
4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Bisa Nyoblos di Pilkada Jakarta Hari Ini
-
Jelang Nyoblos di Bandung, RK Masih Lakukan Kegiatan Ini di Jakarta
-
Ucapkan Terima Kasih Usai Nyoblos, Pramono Pesan Agar RK dan Dharma Terima Apapun Hasil Pilkada
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik