Suara.com - Sebanyak 1.500 tahanan kabur dari penjara Mozambik, Maputo usai hasil Pilpres 2024 diumumkan di negara tersebut, menurut laporan media, Kamis (26/12/2024).
Sebuah insiden pelarian massal terjadi di penjara dengan keamanan maksimum di dekat ibu kota Mozambik, Maputo. Pada Senin (23/12), Dewan Konstitusi Mozambik mengonfirmasi hasil pemilihan umum Oktober, yang menetapkan kemenangan kandidat dari partai yang berkuasa, FRELIMO, Daniel Chapo.
Pengumuman tersebut memicu kerusuhan di berbagai wilayah negara tersebut.
"Kami mengonfirmasi adanya pelarian ini, tetapi tim kami masih berada di lapangan untuk menentukan jumlah pasti dan rincian lainnya," ujar Sekretaris Tetap Kementerian Kehakiman, Justino Tonela, kepada kantor berita setempat.
Pada hari yang sama, Agence France-Presse melaporkan bahwa, menurut Komandan Jenderal Polisi Bernardino Rafael, sebanyak 1.534 narapidana kabur dalam insiden tersebut.
Rafael juga menyebutkan bahwa 33 narapidana tewas dan 15 lainnya terluka selama pelarian.
Polisi berhasil menangkap sekitar 150 narapidana yang kabur, tambah Rafael.
Penjara Keamanan Maksimum Maputo, yang terletak sekitar 14 kilometer dari ibu kota, menampung lebih dari 3.000 narapidana yang sebagian besar dihukum atas kejahatan kekerasan, terutama pembunuhan, menurut Kementerian Kehakiman Mozambik.
Pemilihan umum di Mozambik diadakan pada 9 Oktober, dengan hasil awal menunjukkan Chapo memimpin dalam pemilihan presiden.
Baca Juga: Harapan Paus Fransiskus di Hari Natal: Perang di Gaza dan Ukraina Berakhir
Kandidat independen, Venancio Mondlane, menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap hasil sementara dan menyerukan aksi pembangkangan sipil secara luas. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut