Suara.com - Kecelakaan maut yang merenggut nyawa Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Iwan Kurnianto di Tol Belawan diduga karena sopir mengantuk.
Hal ini disampaikan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban saat berada di rumah duka di Jalan Dodik Kecamatan Medan Helvetia.
"Dugaan sementara dari fakta-fakta di lapangan kemungkinan drivernya ngantuk," katanya kepada SuaraSumut.id, Minggu (5/1/2025).
Janton mengatakan sopir bernama Diki Darmawan (24) saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Begitu juga dengan istri Wakaporles, Yanti (48) juga menjalani perawatan di rumah sakit, kondisinya kritis.
Sebelum kejadian, kata Janton, korban sempat memimpin apel malam di Polres Pelabuhan Belawan. Kompol Iwan lalu mengecek Pospam Operasi Lilin di Medan Labuhan. Istri korban juga ikut mendampingi.
"Sekitar pukul 01.33 WIB, almarhum kembali, rencana mau kembali ke Asrama di samping Polres, namun sesampainya di pintu Tol Belawan mengalami kecelakaan diduga menabrak belakang dump truk," ujarnya.
Kecelakaan itu mengakibatkan Kompol Iwan meninggal dunia di tempat. Polisi yang mendapat informasi itu kemudian turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Iwan Kurnianto meninggal setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Belmera, Medan Belawan.
Korban mengalami kecelakaan setelah mobil Toyota Innova B 120 ATH yang ditumpanginya bertabrakan di bagian belakang truk Hino BK 8177 XE di jalan tol.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kabar Duka Eks Rekan Emil Audero dan Kevin Diks Meninggal Dalam Kecelakaan Maut
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT