Suara.com - Berdar di media sosial sebuah video yang menyampaikan narasi tentang uang korupsi yang disita dari Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution yang merupakan anak dan menantu mantan presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Akun Facebook “Roby Manulang” mengunggah video tersebut pada Jumat (13/12/2024) dengan narasi sebagai berikut:
“Inilah uang hasil korupsi yang disita oleh kejaksaan agung dari anaknya Jokowi dan mantunya Jokowi Kaesang dan Bobby Nasution Dengan jumlah pantastis mencapai ratusan triliun….gila bener , tapi sayang nya , Prabowo melarang Boby dan Kaesang tidak di kenakan hukum, bebas dan tidak di penjara,”
Terpantau pada hari Senin (13/1/2025), unggahan telah disukai lebih dari 32 akun, dikomentari belasan kali, dan dibagikan ulang hampir 8 kali.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Penjelasan
Melansir hasil pemeriksaan fakta oleh Tim Cek Fakta Mafindo (TurnBackHoax) yang menelusuri video tersebut menggunakan InVID, ditemukan hasil sebagai berikut:
Faktanya, video yang diklaim sebagai dokumentasi “uang hasil korupsi yang disita Kejagung dari Bobby dan Kaesang” mirip dengan video unggahan kanal YouTube KOMPASTV “Penampakan Rp 372 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Duta Palma Group”.
Sehingga, video tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan Bobby Nasution dan Kaesang.
Baca Juga: Cek Fakta: Video Pesawat Pemadam Kebakaran Jatuh di Los Angeles
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan berisi narasi “uang hasil korupsi yang disita Kejagung dari Bobby dan Kaesang” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
-
Polemik Penghitung Kerugian Negara Rp271 T Dipolisikan, Mantan Menteri Ikutan Bersuara
-
Cek Fakta: Virus Zombie Mulai Menyebar di China
-
Jerat Puluhan Tersangka, KPK Sita Properti Rp8,1 Miliar Terkait Skandal Korupsi Dana Hibah Jatim
-
Cek Fakta: Tulisan Ikonik 'Hollywood' Ludes Dilalap Api
-
Cek Fakta: Video Pesawat Pemadam Kebakaran Jatuh di Los Angeles
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan