Suara.com - Keluarga Sinta Amelia (20), korban hilang saat kebakaran Glodok Plaza, mendatangi Rumah Sakit Polri. Kedatangannya untuk menyerahkan bukti DNA beserta kelengkapan berkas.
Kakek Sinta, Robert mengatakan, saat penyerahan berkas pihak keluarga mengalami sejumlah kendala lantaran Sintia terdaftar di Kartu Keluarga orang tua asuhnya.
Sehingga pihak keluarga harus meminta keluarga asuh Sinta membuat surat kuasa yang menyatakan jika Imelda merupakan ibu kandung dari Sintia.
“Jadi sebelum kejadian, Sinta mau balik ke KK ibu kandungnya agak sulit. Tapi ibunya gak cerita ke keluarga,” ungkap Robert, di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timir, Minggu (19/1/2025).
Robet mengatakan, Sinta berada di lokasi kejadian untuk merayakan ulang tahunnya. Ia merayakannya bersama teman-temannya.
Informasi tersebut, lanjut Robert, didapat dari salah seorang teman Sinta yang selamat lari dari kepungan api. Meski saat itu temannya sempat pingsan di lantai 5.
Dalam musibah kebakaran yang melahap Glodok Plaza, sebanyak 14 orang dinyatakan hilang. Jumlah tersebut berdasarkan laporan yang diterima di posko kebakaran, dari pihak kerabat dan keluarga korban.
Hingga saat ini, pihak RS Polri telah menerima 13 sampel DNA dari pohak keluarga yang menyatakan jika kerabat mereka hilang.
Sampel DNA itu nantinya bakal dicocokan dengan jenazah korban yang dievakuasi dari dalam Glodok Plaza.
Baca Juga: Tim DVI Terima 13 Sampel DNA Keluarga Korban Hilang di Kebakaran Glodok Plaza
Tes DNA harus dilakukan lantaran kondisi jenazah dari para korban sudah tidak utuh. Total ada 8 kantong jenazah yang memuat potongan tubuh para korban.
Berita Terkait
-
Tim DVI Terima 13 Sampel DNA Keluarga Korban Hilang di Kebakaran Glodok Plaza
-
Kebakaran Glodok Plaza, Pemprov Pastikan Pencarian Korban Terus Berjalan
-
Profil PT TCP Internusa Pemilik Glodok Plaza yang Terbakar, Ternyata Punya Proyek Gedung Megah Ini
-
Pj Gubernur Jakarta Pastikan Pencarian Korban Kebakaran Glodok Plaza Terus Dilakukan Hingga 7 Hari
-
Tinjau Glodok Plaza, Pj Gubernur Jakarta Saksikan Atap Roboh Hingga Sisa-sisa Kebakaran
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan