Suara.com - Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengingatkan bahwa media sosial harus diisi dengan konten-konten bermuatan positif.
Pernyataan itu disampaikan Pratikno saat diminta tanggapannya soal sikap Deddy Corbuzier yang mengkritik keluhan siswa SD soal menu makan bergizi gratis (MBG).
"Memang media sosial harus diisi konten-konten sharing, hal-hal positif," kata Pratikno ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (20/1/2025).
Terkait keluhan soal MBG, menurut Pratikno, pelaksanaan program tersebut di lapangan sudah cukup baik. Lantaran baru berjalan kurang lebih dua pekan, dia mengaku memang masih perlu berbagai perbaikan.
"Ya ini kan saya sudah lihat beberapa kali di lapangan perjalanan bagus, teruslah upaya lintas Kementerian untuk terus memperbaiki di semua sisi," pesannya.
Sebelumnya, Deddy Corbuzier jadi sorotan publik di media sosial karena postingannya di Instagram pada Jumat (17/1/2025) lalu yang dinilai tidak sopan.
Bahkan, selebritas itu mengungkap amarah terkait siswa yang mengeluhkan menu ayam pada MBG. Deddy meminta agar anak-anak tersebut untuk bersyukur karena sudah diberikan makanan.
"Masalah makan siang bergizi gratis buat anak-anak, ada satu video yang gua lihat, ada anak ngomong, 'ayamnya kurang enak'. Kurang enak, kurang enak, kepala elu pe'a, kurang enak ayamnya," ucap Deddy.
Dia kemudian membandingkan dengan Azka, putranya, yang sejak kecil sering konsumsi nasi kotak setiap kali ikut Deddy bekerja.
Baca Juga: Program Sarapan Bergizi Gratis Pramono Anung-Rano Karno, Urgensi atau Cuma Sekadar Gengsi?
"Dan kalau dia ngomong sama gue, 'Pa enggak enak, aku mau yang lain', gue tabok. Gue tabok. Tanya anaknya, gue tabok. Makan, kamu. Ini makanan. Ini sehat. Semua orang makan seperti ini," ujarnya.
Konten itu pun langsung tuai reaksi publik yang menyangkan sikap Deddy seperti itu.
Berita Terkait
-
Senangnya Miftah Dapat Menu MBG Sayur Kacang Plus Ketemu Wapres Gibran: Irit Uang Saku dan Makan Gratis
-
Program Sarapan Bergizi Gratis Pramono Anung-Rano Karno, Urgensi atau Cuma Sekadar Gengsi?
-
Meski MBG Proyek Besar dan Tidak Ringan, Prabowo Jamin Ketersediaan Dana untuk Jangkau Semua Anak Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat