Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan tajam terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan mengatakan bahwa Putin "menghancurkan Rusia" karena tidak segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Ukraina.
"Dia seharusnya membuat kesepakatan. Saya pikir dia menghancurkan Rusia dengan tidak membuat kesepakatan," kata Trump kepada wartawan sekembalinya ke Gedung Oval pada Senin (20/1/2025).
"Saya pikir Rusia akan menghadapi masalah besar," katanya.
Komentar ini menandai perubahan sikap yang cukup mengejutkan dari Trump, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok yang mengagumi Putin. Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya sedang mempersiapkan pertemuan dengan pemimpin Rusia tersebut. Dalam pertemuan mereka pada masa jabatan pertamanya, Trump sempat menuai kontroversi karena tampak lebih mempercayai pernyataan Putin dibanding laporan intelijen AS.
"Saya memiliki hubungan yang baik dengannya, dan saya berharap dia ingin mencapai kesepakatan," ujar Trump.
Trump menyoroti bahwa perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 ternyata jauh lebih lama dari yang diperkirakan banyak pihak. "Sebagian besar orang mengira perang ini akan selesai dalam waktu sekitar satu minggu, dan sekarang sudah berjalan tiga tahun, bukan?" kata Trump.
Dia juga menyinggung dampak ekonomi yang dialami Rusia, termasuk tekanan inflasi yang semakin berat. Selain itu, Trump mengklaim bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, telah menyatakan kepadanya bahwa dia ingin mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik.
"Zelenskyy ingin mencapai kesepakatan," ujar Trump, meskipun dalam berbagai kesempatan sebelumnya, ia kerap mengkritik pemimpin Ukraina tersebut.
Dalam kampanyenya, Trump berulang kali berjanji akan segera mengakhiri perang di Ukraina jika terpilih kembali sebagai presiden. Beberapa penasihatnya menyarankan strategi dengan memanfaatkan bantuan AS sebagai alat negosiasi guna menekan Kyiv untuk membuat konsesi.
Baca Juga: Donald Trump Effect: Memecoin TRUMP Picu Lonjakan Harga Solana dan Minat Kripto!
Berita Terkait
-
Donald Trump Effect: Memecoin TRUMP Picu Lonjakan Harga Solana dan Minat Kripto!
-
Donald Trump: Saya Ingin Dikenang Sebagai Pembawa Perdamaian, Bukan Pejuang Perang
-
Dalam Pidato Pelantikan, Trump: Amerika Hanya Akui Pria dan Wanita, Hentikan Rekayasa Sosial di AS
-
Tidak Ada Kenaikan Gaji, Donald Trump Dibayar Rp 6,5 Miliar sebagai Presiden AS
-
Resmi Jadi Presiden AS, Trump: Kartel Narkoba Masuk Daftar Teroris, Tentara Dikirim ke Perbatasan Selatan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif