Suara.com - Sebanyak 47 ponsel korban pencopetan pada penonton konser grup band Tipe X di GOR Lembupeteng, Tulungagung, Jawa Timur berhasil diamankan polisi.
Kapolres Tulungagung AKBP Taat Resdi di Tulungagung mengatakan, pelaku pencurian 47 ponsel penonton diduga lebih dari dua orang, namun mereka kabur.
"Petugas awalnya menerima laporan dari puluhan penonton konser yang mengaku kehilangan ponsel. Tepatnya, ada 49 laporan kehilangan ponsel saat konser," kata Kapolres Taat Resdi.
Mendapat laporan tersebut, polisi bergerak cepat dengan memeriksa penonton yang hendak meninggalkan lokasi konser. Satu per satu penonton diperiksa tas dan barang bawaannya, termasuk ponsel yang dibawa.
"Untuk memastikan kepemilikan ponsel, kami melakukan verifikasi ganda," katanya.
Verifikasi dilakukan dengan meminta pemilik membuka ponsel dan memeriksa simpanan foto pribadi dalam perangkat tersebut. Pemeriksaan berlangsung lancar berkat sikap kooperatif para penonton.
Dari 49 laporan kehilangan, petugas telah menemukan 47 ponsel. Dua lainnya belum diketahui keberadaannya.
"Ponsel-ponsel tersebut ditemukan di tiga titik dalam dua tas dan satu kardus," kata Kapolres.
Dari 47 ponsel yang ditemukan ada dua ponsel dalam kondisi rusak, yang diduga kuat kedua ponsel tersebut terjatuh dan terinjak-injak. Sementara 45 ponsel lainnya diyakini merupakan hasil pencopetan.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Dicibir usai Bawa Bilqis ke Konser SEVENTEEN, Ada Apa?
"Alhamdulillah, 47 ponsel dapat dikembalikan kepada pemiliknya," kata Kapolres.
Meski barang bukti telah disita, pelaku pencopetan yang diduga lebih dari dua orang telah kabur. Mereka diduga panik saat petugas melakukan pemeriksaan di pintu keluar GOR Lembupeteng dan meninggalkan hasil curian di tiga titik berbeda.
Selain gerak cepat petugas, pengungkapan kasus ini juga didukung oleh posko laporan yang dibuka panitia konser.
Ke depan, setiap konser yang digelar di Tulungagung akan disediakan posko laporan untuk meningkatkan keamanan acara. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK